Panitia Penerima Muktamar Muhammadiyah ke-49 Diminta Gaspol, Persiapan Ditargetkan Rampung Dua Bulan Sebelum Pelaksanaan
INFOMU.CO, MEDAN – Persiapan penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-49 di Sumatera Utara terus dimatangkan. Panitia pusat meminta seluruh panitia penerima bekerja maksimal atau gaspol agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat diselesaikan dua bulan sebelum pelaksanaan Muktamar pada November 2027.
Arahan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Ketua Panitia Pusat Pelaksana Muktamar ke 49, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag, dalam rapat koordinasi panitia pusat penyelenggara Muktamar ke-49 dengan panitia penerima muktamar ke 49 di ruang rapat UMSU, Senin, 2 November 2026.
Agung menyampaikan, sejumlah persoalan terkait birokrasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah mulai menemukan titik terang. Hal itu setelah Ketua Panitia Pusat Penyelenggara Muktamar ke 49 Dr. H. Agung Danarto, M.Ag, bersama Wakil ketua dan sekretaris panitia pusat, serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara dan ketua panitia penerima Muktamar ke 49, yang juga Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd, melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution pada hari yang sama.
Menurutnya, dukungan pemerintah provinsi menjadi modal penting untuk memperlancar koordinasi teknis, termasuk penyelenggaraan pembukaan Muktamar.
Ia juga menegaskan bahwa panitia pusat hadir untuk memastikan persiapan berjalan sesuai standar serta melakukan pengawasan (quality control).
Agung optimis panitia penerima mampu menyelenggarakan Muktamar dengan baik karena didukung sumber daya manusia dan pengalaman para Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pusat Penyelenggara Muktamar ke 49, dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes, mengingatkan bahwa waktu efektif persiapan hanya sekitar 10 bulan lagi. Karena itu, seluruh bidang diminta segera menyusun program kerja dan memastikan tugas masing-masing berjalan dengan baik.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menargetkan seluruh persiapan sudah rampung dua bulan sebelum Muktamar berlangsung.

UMSU Siapkan Infrastruktur dan Aplikasi My Muktamar
Ketua Panitia Penerima Muktamar ke-49 yang juga Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., memaparkan sejumlah perkembangan persiapan, mulai dari pembangunan infrastruktur, sistem informasi, akomodasi, hingga transportasi.
Pembangunan gedung utama di kawasan Kampus UMSU Sampali ditargetkan selesai pada Mei 2027. Selanjutnya, panitia akan memaksimalkan waktu hingga Juli untuk menyelesaikan infrastruktur pendukung, termasuk taman, drainase, dan penataan lingkungan.
Untuk mendukung pengelolaan peserta, UMSU juga mengembangkan aplikasi My Muktamar. Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan data peserta, registrasi, akomodasi, transportasi, hingga konsumsi.
Melalui sistem tersebut, panitia dapat mengetahui data peserta, pembagian bus, lokasi penginapan, serta kebutuhan pendamping dan relawan. Sistem ini diharapkan membuat proses pelayanan peserta lebih tertib dan efisien.
Dari sisi akomodasi, panitia telah mendata dan menyusun rancangan penggunaan sejumlah hotel di Kota Medan. Sementara untuk transportasi, simulasi perjalanan dari hotel menuju lokasi Muktamar akan dilakukan guna memperkirakan waktu tempuh dan mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Akrim menyebutkan, transportasi, akomodasi, dan konsumsi menjadi sejumlah aspek penting yang membutuhkan perhatian khusus, mengingat besarnya jumlah peserta dan penggembira yang diperkirakan hadir.
Sejumlah Agenda Pendukung Mulai Dimatangkan
Dalam rapat tersebut, Sekretaris Panitia Pusat Muktamar, Dr. M. Nurul Yamin, M.Si, juga meminta panitia segera mematangkan agenda pendukung dan pembagian tugas setiap bidang.
Sejumlah lokasi strategis seperti Lapangan Merdeka dan Istana Maimun direncanakan menjadi bagian dari kegiatan syiar Muktamar. Agenda pendukung yang disiapkan antara lain fun run, gowes, tabligh akbar, hingga final lomba olimpiade pelajar.
Selain itu, panitia akan memperkuat koordinasi dengan PDM, PCM, dan berbagai unsur Muhammadiyah di daerah agar gerakan menyemarakkan Muktamar dapat dilakukan secara bersama-sama.
Ketua PWM Sumatera Utara, Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, berharap dukungan pemerintah daerah, kepolisian, serta berbagai elemen masyarakat dapat memperlancar penyelenggaraan Muktamar.
Dengan berbagai persiapan tersebut, panitia berharap Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-49 di Sumatera Utara tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan Kota Medan. (AH/bess)

