Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional
INFOMU.CO | Semarang – Sebanyak 15 peserta perwakilan LAZISMU dari Provinsi Sumatera Utara mengikuti kegiatan Sekolah Amil LAZISMU bertema “Amil Kompeten, Lembaga Unggul, Zakat Berdampak” yang diselenggarakan oleh LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah di HCI Convention, Kota Semarang, pada 2–5 November 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Muhammadiyah Zakat Summit 2026 sekaligus upaya strategis LAZISMU dalam meningkatkan profesionalisme dan standardisasi kompetensi amil zakat secara nasional.
Ke-15 peserta tersebut berasal dari perwakilan LAZISMU Wilayah Sumatera Utara, LAZISMU Kota Medan, Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Padang Lawas, dan Kota Pematangsiantar. Sekolah Amil ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi berbasis standar kompetensi nasional, sekaligus memastikan amil memiliki pengetahuan, keterampilan, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat.
Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti pelatihan dan asesmen pada dua unit kompetensi, yaitu Klaster Pelaksanaan Pengumpulan Zakat serta Klaster Pelaksanaan Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat. Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain menghasilkan amil bersertifikasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun database kompetensi amil LAZISMU serta menghasilkan rekomendasi pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi untuk meningkatkan kualitas tata kelola lembaga.
Sekolah Amil LAZISMU juga menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) LAZISMU Tahun 2027 yang berlangsung pada 2–9 November 2026. Melalui agenda ini, LAZISMU terus mendorong standardisasi kompetensi amil di seluruh Indonesia agar pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan turut mendukung percepatan pencapaian target penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara nasional.
Keikutsertaan 15 peserta dari Sumatera Utara diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan gerakan filantropi Islam di daerah. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di masing-masing kantor LAZISMU serta menjadi penggerak peningkatan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Sejalan dengan tema “Amil Kompeten, Lembaga Unggul, Zakat Berdampak”, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan amil yang profesional, berintegritas, dan kompeten demi mewujudkan pengelolaan zakat yang semakin berdampak bagi kesejahteraan umat. (STT)

