• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Pesantren Muhammadiyah Kembangkan Kurikulum Integratif, Padukan Turats dan Sains Modern

Pesantren Muhammadiyah Kembangkan Kurikulum Integratif, Padukan Turats dan Sains Modern

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
27 April 2026
in Pendidikan
0
Pesantren Muhammadiyah Kembangkan Kurikulum Integratif, Padukan Turats dan Sains Modern

INFOMU.CO |  Yogyakarta – Pesantren Muhammadiyah terus memperkuat model pendidikan yang mengintegrasikan tradisi keilmuan klasik dengan pendekatan modern. Hal ini disampaikan Wakil Ketua I Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhbib Abdul Wahab, saat ditemui di Kantor Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Yogyakarta pada Senin (27/4).

Secara filosofis, Muhbib menjelaskan bahwa pesantren Muhammadiyah tidak sepenuhnya mengadopsi model pesantren salaf yang berfokus pada pembacaan kitab kuning semata. Muhammadiyah justru mengembangkan pendekatan integratif dengan memadukan sistem pesantren tradisional (salaf) dan modern (khalaf).

“Kurikulum dirancang secara integratif, tidak hanya mengajarkan kitab klasik, tetapi juga menggabungkannya dengan pendekatan modern. Bahkan dalam sekitar satu dekade terakhir, kami telah menyusun kitab-kitab sendiri yang memadukan keduanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, mayoritas pesantren Muhammadiyah kini menggunakan buku-buku yang disusun dan dicetak secara mandiri, meskipun sebagian masih menggunakan kitab klasik. Hal ini menunjukkan adanya fleksibilitas sekaligus standar khas dalam sistem pendidikan pesantren Muhammadiyah.

Selain penguatan kurikulum berbasis kitab, pesantren Muhammadiyah juga menekankan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian penting dari pembinaan santri. Dalam masa pendidikan enam tahun, santri ditargetkan mampu menghafal minimal lima juz, yakni Juz 1, 2, serta Juz 28, 29, dan 30. Kurikulum juga mencakup hafalan sekitar 250 hadis pilihan, di antaranya merujuk pada kitab Al-Arba’in An-Nawawiyah yang dikenal luas di kalangan umat Islam.

Berdasarkan hal tersebut, Muhbib menegaskan bahwa anggapan sebagian masyarakat yang menyebut Muhammadiyah tidak mengajarkan kitab kuning adalah keliru. Menurutnya, Muhammadiyah tetap mengajarkan khazanah keilmuan klasik, namun dengan standar, pendekatan, dan target yang berbeda.

“Target kita adalah melahirkan ulama intelektual, kader ulama yang mampu mengintegrasikan al-‘ulum al-syar‘iyyah (ilmu-ilmu keagamaan berbasis kitab) dengan al-‘ulum al-‘ashriyyah (ilmu-ilmu modern) seperti matematika, kimia, fisika, hingga ilmu falak dan astronomi,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya merawat dan mengembangkan pesantren sebagai bagian dari gerakan dakwah Persyarikatan. Menurutnya, pengembangan pesantren membutuhkan komitmen bersama dari pimpinan dan warga Muhammadiyah.

Dalam mewujudkan pesantren Muhammadiyah yang berkemajuan, Muhbib mengajak seluruh elemen untuk melakukan “jihad” dalam arti kesungguhan di berbagai bidang, mulai dari peningkatan standar pendidikan, penguatan kurikulum, hingga pengembangan sumber daya manusia yang menguasai turats (warisan keilmuan klasik), nushus (teks-teks keagamaan), dan ilmu-ilmu modern.

“Dengan demikian, kader ulama dan ustaz Muhammadiyah dapat berkiprah lebih luas dalam memajukan pesantren serta memberikan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat,” pungkasnya. (muhammadiyah.or.id)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: Kurikulum integratifpesantren
Previous Post

Polisi Tembak Buronan Sindikat Curanmor di Kota Medan, Sudah 10 Kali Beraksi

Next Post

Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam, Jemaah Diimbau Hafal Nomor Rute

Next Post
Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam, Jemaah Diimbau Hafal Nomor Rute

Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam, Jemaah Diimbau Hafal Nomor Rute

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.