Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi
INFOMU.CO | Medan – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Titi Papan, Cabang Medan Marelan, kembali menggelar pengajian rutin lintas generasi di Masjid Taqwa Muhammadiyah setempat pada Jumat (26/6) malam.
Acara yang berlangsung ba’da Isya tersebut dipandu oleh Sekretaris PRM Titi Papan, Assoc. Prof. Dr. Faisal Riza, dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hafiz Nurrokhim, santri dari Pesantren Muhammadiyah Kuala Madu.
Hadir sebagai penceramah utama, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan, Al Ustadz Assoc. Prof. Dr. Zailani, MA. Mengawali ceramahnya, Ustadz Zailani menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Masjid Taqwa Muhammadiyah Ranting Titi Papan, baik dari segi fasilitas fisik maupun antusiasme jemaah yang hadir dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Zailani mengupas alasan di balik kesucian dan keberkahan kota Makkah dan Madinah. Beliau menjelaskan bahwa kedua kota tersebut memiliki kedudukan istimewa sebagai pusat ibadah dan sejarah peradaban Islam. Makkah dimuliakan karena keberadaan Ka’bah sebagai kiblat, sedangkan Madinah dimuliakan karena adanya Masjid Nabawi, sejarah hijrah, serta menjadi tempat makam Rasulullah SAW.
Hubungannya dengan konteks lokal, Ustadz Zailani mengingatkan tanda-tanda sebuah masjid yang diberkahi Allah SWT di lingkungan sekitar.
“Tanda masjid yang Allah berkahi itu sederhana, yaitu tidak ada perselisihan di antara pengurusnya dan jemaahnya merasa nyaman saat berada di dalamnya,” ujarnya.
Suasana pengajian menjadi lebih dinamis saat sesi tanya jawab. Salah seorang jemaah melontarkan pertanyaan mengenai hadis yang menyebut sahabat Ali bin Abi Thalib sebagai Babul ‘Ilmi (pintu ilmu), dan mengapa gelar tersebut tidak disematkan kepada tiga Khulafaur Rasyidin lainnya—Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar Al-Faruq, dan Usman Dzun Nurain.
Menjawab hal tersebut, Ustadz Zailani menjelaskan bahwa Ali bin Abi Thalib memiliki keluasan ilmu, kecerdasan, dan kebijaksanaan yang sangat luar biasa dalam memahami agama. Sebagai salah satu sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah sejak kecil, Ali kerap menjadi rujukan utama dalam memecahkan berbagai persoalan umat, sehingga ucapan-ucapannya sering kali menjadi mutiara hikmah.

Masjid Taqwa Titi Papan Targetkan Program Beasiswa Santri
Di penghujung acara, Ketua PRM Titi Papan, Assoc. Prof. Dr. Faisal, memaparkan laporan perkembangan program Badan Pembina Kesejahteraan Sosial (BPKS) yang saat ini sudah berjalan, meliputi pelayanan fardhu kifayah dan layanan kesehatan gratis bagi warga.
Sebagai rencana strategis ke depan, PRM Titi Papan bersiap meluncurkan program beasiswa pendidikan. Untuk tahap awal, beasiswa penuh akan diberikan kepada dua orang anak anggota Muhammadiyah Titi Papan yang berkomitmen menempuh pendidikan di Pesantren Muhammadiyah Kuala Madu. (*)

