Pelatihan Khatib Jumat dan Mubaligh PCM Binjai Selatan Disambut Antusias
INFOMU.CO | Binjai — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Binjai Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kader dan sumber daya insan persyarikatan melalui penyelenggaraan Pelatihan Khatib Jumat dan Mubaligh, Ahad, 10 Jumadilakhir 1447 H yang bertepatan dengan, 30 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di kompleks SD Muhammadiyah 06 Bhakti Karya Binjai Selatan ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari aktivis perwakilan ranting yang berkomitmen memperkuat dakwah Islam berkemajuan.
Pelatihan dibuka secara langsung oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Binjai, yang diwakili Bapak Fauzi Rahman dan dihadiri oleh para pimpinan cabang Muhammadiyah Binjai Selatan antara lain Bapak Yuliardi, SKM, Bapak H. Abdul Rahim, dan Bapak H. Sarwan. Hadir pula PC Aisyiyah Binjai Selatan. Lalu ada juga perwakilan PRM, PRA, dan PC Pemuda. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB, dengan rangkaian sesi yang padat namun berjalan lancar dan tertib. Kehadiran para pemateri yang berpengalaman menjadikan kegiatan ini lebih bermakna dan memberikan wawasan mendalam kepada seluruh peserta.
Menguatkan Niat dan Pemahaman Peran Khatib di Muhammadiyah
Sesi pertama dibawakan oleh Bapak Fauzi Rahman, yang menyoroti tujuan dan tanggung jawab menjadi khatib dalam Muhammadiyah. Ia menekankan bahwa seorang khatib bukan sekadar penyampai materi khutbah, tetapi juga figur teladan yang mencerminkan nilai-nilai
Islam yang murni dan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Dalam pemaparannya, Fauzi mengajak para peserta untuk memperkuat niat dan memahami pentingnya menyampaikan pesan dakwah yang pencerah, santun, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Memperdalam Pemahaman Kemuhammadiyahan
Materi kedua disampaikan oleh Bapak H. As Adinata, yang mengupas tentang kemuhammadiyahan, sejarah berdirinya persyarikatan, serta misi dakwah dan tajdid yang menjadi ciri khas Muhammadiyah. Ia menegaskan pentingnya setiap khatib dan mubaligh memahami identitas gerakan Muhammadiyah agar dalam setiap penyampaiannya tetap berada dalam koridor dakwah yang mencerahkan dan menjauhi sikap berlebihan. Pemaparan ini membantu peserta melihat peran strategis mubaligh sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Penguatan Kompetensi Retorika dan Praktik Khotbah
Materi inti pelatihan diisi oleh Bapak Azar Aswadi, MAyang membahas teori dan praktik Khatib Jumat dan Mubaligh. Pada sesi ini, peserta belajar mengenai teknik retorika, struktur penyusunan khutbah, cara mempersiapkan materi yang efektif, serta etika seorang khatib di mimbar. Tidak hanya teori, Azar juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan praktik langsung, sehingga mereka dapat mengasah kemampuan berbicara di depan jamaah dengan penuh percaya diri.
Latihan praktik ini menjadi salah satu bagian paling menarik, karena pemateri langsung memberikan evaluasi terkait intonasi, gesture, dan kedalaman materi khutbah.
Tahsin Al-Qur’an sebagai Bekal Utama Khatib dan Mubaligh
Pelatihan ditutup dengan materi tahsin Al-Qur’an oleh Bapak Adib, yang menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an dengan fasih dan benar sesuai kaidah tajwid. Ia mengingatkan bahwa seorang khatib harus mampu melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an secara tepat agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan menghindari kesalahan makna. Pada sesi ini, peserta diajak memperbaiki bacaan mereka melalui latihan langsung dan koreksi dari pemateri.
Berlangsung Lancar dan Penuh Manfaat
Secara keseluruhan, kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Para peserta merasa mendapatkan bekal baru yang sangat bermanfaat, baik dari sisi penguatan spiritual, pemahaman persyarikatan, keterampilan
komunikasi, maupun peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Binjai Selatan Syamsul Azhar dalam sambutannya berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk khatib dan mubaligh yang kompeten, berwawasan luas, berakhlak mulia, serta siap berperan aktif dalam menyampaikan dakwah Islam berkemajuan kepada masyarakat. Ke depan, PCM Binjai Selatan berencana mengadakan pelatihan lanjutan agar pembinaan kader khatib dapat terus berkesinambungan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Muhammadiyah Binjai Selatan semakin meneguhkan langkahnya dalam mempersiapkan generasi dai yang mampu menjadi pilar dakwah pencerahan di tengah masyarakat modern. (SL)

