• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Khutbah Jum’at: Hadis tentang Cinta kepada Sesama Manusia Karena Allah

Menyempurnakan Amal di Penghujung Tahun Hijriah

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
12 Juni 2026
in Halal Center
0

MENYEMPURNAKAN AMAL DI PENGHUJUNG TAHUN HIJRIYAH

Oleh : Nurfauzy Lubis, M.Sos (Majelis Tabligh PDM Mandailing Natal)

 

Khutbah Pertama

اَلْـحَمْدُ لِلّٰهِ, نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا, أَشْهَدُ أَنْ لَآ إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ, اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

أَمَّا بَعْدُ, يَا عِبَادَ اللّٰهِ: إِنِّيْ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيَ الْخَاطِئَةَ بِتَقْوَى اللّٰهِ قَالَ اللّٰهُ تَعَالَىٰ: {يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ} [آل عمران: ١٠٢]

Sidang jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Marilah kita bersyukur kepada Allah Swt yang masih memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesehatan, sehingga pada siang hari yang mulia ini kita dapat berkumpul memenuhi panggilan-Nya. Serta shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada manusia paling mulia, teladan umat sepanjang masa, Baginda Nabi Muhammad Saw, beserta keluarga, sahabat, dan umatnya yang istiqamah hingga akhir zaman.

Melalui mimbar yang mulia ini, khatib berwasiat kepada diri khatib pribadi dan kepada jamaah sekalian, “Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Takwa dalam arti yang sesungguhnya yakni menjalankan apa yang diperintahkan-Nya, dan menahan diri dari segala larangan-Nya.”

Jamaah rahimakumullah,

Saat ini kita berada di penghujung bulan Dzulhijjah. Ada sebuah ibarah yang sangat mendalam terkait bulan ini. Jika kita perhatikan rukun Islam, rukun yang kelima dan terakhir adalah menunaikan ibadah Haji. Sementara itu, dalam kalender penanggalan Hijriah, Dzulhijjah adalah bulan yang kedua belas, bulan yang terakhir.

Apa kesamaan dari keduanya? Kalau kita pikir-pikir, keduanya sama sama tentang penyelesaian dan penyempurnaan. Ibadah Haji adalah puncak yang menyempurnakan keislaman seseorang, dan Dzulhijjah adalah garis finis yang mengakhiri perjalanan amal kita selama satu tahun. Layaknya seorang pelari maraton, ketika ia melihat garis finis, ia tidak akan melambatkan langkahnya, melainkan ia akan memaksimalkan seluruh sisa tenaganya untuk mengakhiri perlombaan dengan sebaik-baiknya. Di penghujung tahun ini, sebaiknya kita juga berusaha maksimal untuk menyempurnakan amal kita.

Mari kita renungkan firman Allah Swt dalam Surah Al-Ma’idah ayat 3:

ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَٰمَ دِينًا

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (Q.S. Al-Ma’idah 5 : 3)

Ayat ini memberikan pelajaran penting tentang makna kesempurnaan di penghujung waktu bagi kita. Ayat yang agung ini dulunya diturunkan kepada Rasulullah Saw pada saat Haji Wada’, yang juga berada di penghujung risalah kenabian beliau. Ayat ini menegaskan bahwa Allah menggenapkan dan menyempurnakan syariat agama ini pada momen ibadah penutup, yaitu haji. Ini memberikan isyarat kuat kepada kita bahwa baik itu fase rukun Islam maupun fase pergantian tahun di bulan Dzulhijjah ternyata mesti diakhiri dengan penyempurnaan ketaatan. Dzulhijjah adalah waktu di mana kita diminta untuk menambal kekurangan amal-amal kita di sebelas bulan sebelumnya, agar bangunan amal kita selama setahun menjadi utuh dan paripurna.

Hal ini sangat sejalan dengan prinsip yang diajarkan oleh Rasulullah Saw, bahwa nilai sebuah amal sangat ditentukan oleh bagaimana akhirnya. Rasulullah Saw bersabda:

وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ

“Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu tergantung pada akhirnya (penutupnya).” (HR. Bukhari)

Jamaah sekalian, tolak ukur kesuksesan seorang hamba berdasarkan hadis ini adalah penutup yang baik dari amal (husnul khatimah). Hadis ini menjadi teguran sekaligus kabar gembira. Menjadi teguran bagi mereka yang rajin beribadah di awal tahun namun lengah dan bermaksiat di akhir tahun, karena garis finislah yang dinilai. Namun, hadis ini juga menjadi kabar gembira yang luar biasa jika di bulan-bulan lalu shalat kita banyak yang kurang khusyu’, pelit bersedekah, dan lisan kita tidak terjaga, maka bulan Dzulhijjah sebagai bulan terakhir ini adalah momentum untuk kembali memperbaiki itu semua. Jadikan ujung tahun ini sebagai penutup yang gemilang, agar seluruh rapor amal kita dalam setahun diangkat dan dinilai baik oleh Allah karena kita menutupnya dengan ketaatan.

Hadirin jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Untuk bisa menyempurnakan amal di penghujung tahun ini, langkah yang harus kita lakukan adalah mengevaluasi diri. Dalam ayat lain, Allah Swt berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا ٱتَّقُوا ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al Hasyr 59 : 18)

Ini merupakan instruksi langsung dari Allah agar kita melakukan muhasabah (introspeksi diri) secara mendalam sebelum melangkah lebih jauh. Kata ” وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ” bermakna kita harus mengaudit amal kita. Menjelang habisnya tahun Hijriah ini, ayat ini mengajak kita untuk jujur pada diri sendiri. Sudah berapa banyak waktu yang kita buang sia-sia setahun ini? Berapa banyak hak Allah dan hak manusia yang kita abaikan? Ayat ini diapit oleh dua perintah takwa di awal dan di akhir, yang maknanya bahwa evaluasi akhir tahun kita harus dilandasi kejujuran takwa, dan hasil dari evaluasi itu harus mencetak takwa yang jauh lebih teguh di tahun depan.

Lalu, bagaimana sikap kita dalam menghadapi sisa hari yang tinggal sedikit di penghujung tahun ini? Kalau kita merasa menyesal apa yang harus kita lakukan? Jabawannya adalah, kita tidak boleh menunda-nunda amal saleh karena sisa waktu yang ada sangatlah berharga. Rasulullah Saw memberikan wasiatnya kepada kita semua:

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ

“Hiduplah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau seorang pengembara.” (HR. Bukhari)

Berdasarkan hadis ini, Rasulullah Saw mengamanatkan kepada kita tentang urgensi waktu dan larangan keras untuk menunda-nunda berbuat baik, terutama saat kita berada di hari-hari terakhir bulan Dzulhijjah ini. Diibaratkan seperti seorang “pengembara” mengingatkan kita bahwa tahun yang akan segera berlalu ini adalah bagian dari jarak tempuh perjalanan kita menuju akhirat yang tidak akan pernah kembali. Seorang pengembara yang cerdas hanya akan membawa barang-barang yang penting dan dibutuhkan untuk sampai ke tujuan. Ia tidak akan menyusahkan dirinya dengan memanggul beban yang tidak perlu. Barang yang penting itulah amal saleh kita, dan yang tidak penting dan harus ditinggalkan itulah dosa-dosa kita.

Karakter inilah yang paling krusial di Jumat terakhir bulan Dzulhijjah. Sebagai pengembara waktu, kita sadar bahwa “hari sudah sore” dan tahun akan segera berganti. Kita tidak tahu apakah umur kita akan sampai ke tahun depan. Oleh karena itu, seorang pengembara yang melihat garis finis atau melihat waktu yang makin sempit akan langsung bergegas, mempercepat amalnya, dan tidak menunda-nunda lagi.

Jamaah rahimakumullah,

Jika ada sisa umur di hari ini, segeralah bertaubat, segeralah bersedekah, dan segeralah memperbaiki shalat kita saat ini juga, tanpa menunggu tahun berganti. Mari optimalkan setiap detik yang tersisa sebelum pintu waktu menutup kesempatan kita. Sebagai kesimpulan pada khutbah pertama ini, mari kita maknai Dzulhijjah dan syariat Haji sebagai lambang kesempurnaan. Jangan biarkan sisa waktu di penghujung tahun ini berlalu begitu saja layaknya air yang mengalir. Tutuplah lembaran tahun ini dengan tinta emas ketaatan, agar kelak ketika buku catatan amal kita dibentangkan di Yaumul Mizan, kita menemukan kebaikan berupa surga dari Allah Swt.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ, فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

 

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ فَسَوَّى وَالَّذِي قَدَّرَ فَهَدَى نَحْمَدُهُ وَنَشْكُرُهُ وَنَعُوذُ بِهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

أَمَّا بَعْدُ, عِبَادَ اللَّهِ, أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي الْمُقَصِّرَةَ أَوَّلًا بِتَقْوَى اللَّهِ فَهِيَ وَصِيَّةُ اللَّهِ لِلْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ. قَالَ تَعَالَى: وَٱلْعَصْرِ, إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ, إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِٱلصَّبْرِ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ, اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّوْنَا صِغَارًا, اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِي فِيهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا,  رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ, رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ, وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: amal-amalankhutbahtahun hijriah
Previous Post

MUI Desak Adanya Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

Next Post

Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

Next Post
Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.