• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Mendikdasmen Ungkap 3 Penyebab SD Negeri Sepi Peminat, Salah Satunya Tren Sekolah Swasta

Mendikdasmen Ungkap 3 Penyebab SD Negeri Sepi Peminat, Salah Satunya Tren Sekolah Swasta

Mendikdasmen Ungkap 3 Penyebab SD Negeri Sepi Peminat, Salah Satunya Tren Sekolah Swasta

Bess by Bess
5 Agustus 2026
in News
0
Mendikdasmen Ungkap 3 Penyebab SD Negeri Sepi Peminat, Salah Satunya Tren Sekolah Swasta

INFOMU.CO, Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan tiga faktor utama yang menyebabkan sejumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri di Indonesia mengalami kekurangan peserta didik. Temuan tersebut diperoleh setelah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melakukan pendataan terhadap SD dan SMP yang memiliki jumlah siswa di bawah 60 hingga 100 orang.

Dilansir dari kompas.com, Menurut Abdul Mu’ti, faktor pertama adalah berkurangnya jumlah anak usia sekolah dasar di berbagai daerah. Kondisi tersebut membuat jumlah calon peserta didik yang tersedia tidak lagi sebanding dengan banyaknya sekolah yang beroperasi.

Ia menjelaskan bahwa penyebab menurunnya jumlah anak usia sekolah sangat beragam dan dipengaruhi berbagai faktor. Namun, secara umum keterbatasan jumlah anak menjadi salah satu penyebab utama menurunnya angka pendaftaran di SD Negeri.

Faktor kedua berkaitan dengan banyaknya pembangunan SD Inpres pada masa pemerintahan Presiden ke-2 RI, Soeharto. Program tersebut berhasil memperluas akses pendidikan dasar hingga hampir setiap desa memiliki sedikitnya satu sekolah. Akibatnya, di sejumlah wilayah terdapat lebih dari satu SD dalam satu desa sehingga jumlah sekolah menjadi sangat banyak dibandingkan jumlah peserta didik saat ini.

Sementara itu, penyebab ketiga adalah perubahan preferensi masyarakat. Abdul Mu’ti menilai banyak keluarga muda, khususnya dari kalangan menengah, kini lebih memilih menyekolahkan anak mereka di sekolah swasta. Pergeseran pilihan tersebut turut memengaruhi jumlah siswa yang mendaftar di SD Negeri di berbagai daerah.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus melakukan pemetaan terhadap sekolah dengan jumlah peserta didik yang rendah sebagai dasar penyusunan kebijakan untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan di Indonesia.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Previous Post

Status Gunung Sinabung Naik ke Level II Waspada, Warga Diminta Patuhi Zona Aman

Next Post

Benarkah Tilang Manual Berlaku Lagi dan Denda Naik 150 Persen? Ini Penjelasan Korlantas Polri

Next Post
Benarkah Tilang Manual Berlaku Lagi dan Denda Naik 150 Persen? Ini Penjelasan Korlantas Polri

Benarkah Tilang Manual Berlaku Lagi dan Denda Naik 150 Persen? Ini Penjelasan Korlantas Polri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.