• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
haedar nashir

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di UMSU. FOTO infoMU.co/M Syafii

Menjadi Keren Tanpa Prank

Fai by Fai
12 Juli 2020
in Opini
86
Oleh : Haedar Nashir 
Generasi milenial itu luar biasa. Energik, kreatif, inovatif, dan jago teknologi informasi. Dunia daring dan streaming native menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang lekat.
Kaum milenial memang generasi baru yang keren. Setelah dua pakar sejarah dan penulis Amerika, William Strauss dan Neil Howe memperkenalkan sebutan “millennials”, generasi yang lahir awal 2000an ini menjadi sosok-sosok yang populer. Dunia menyebutnya generasi Y.

Kami generasi “kolonial” malah tertatih-tatih dengan teknologi informasi. Belum sepenuhnya  paham  dunia milenial yang banyak berkreasi. Saya baru tahu istilah “prank” secara teknis, ketika sejumlah berita dan medsos ramai memperbincangkan kebiasaan sebagian kaum milenial terjerat kasus aduan ke polisi akibat “prank”.

Prank katanya candaan atau gurauan di dunia kaum muda kini yang menyebabkan masalah bagi orang lain. Tokoh ternama dikasih rambut aneh-aneh lewat permainan teknologi digital. Heboh tentu saja. Di satu daerah empat anak remaja melakukan “prank” seolah positif Covid-19, yang membuat para petugas kesehatan di rumah sakit panik. Polisi akhirnya menciduk para remaja iseng itu. Jadi heboh.

Bercanda itu boleh dan manusiawi. Manusia itu homo ludens, makhluk bermain. Kita menjadi rileks dengan bercanda. Para kyai dan ustadz juga suka bercanda. Namun canda tetap ada batasnya, yakni kewajaran. Juga perlu akhlak atau moral dan sopansantun. Tidak bisa semaunya sendiri,  karena kita hidup dengan orang lain dan ada tatanan agama, moral, dan budaya luhur yang harus diindahkan bersama. Manusia di manapun tidak hidup sendiri. Di negara modern pun ada tatakrama.  Ada tatanan sosial bersama yang harus diikuti atau jadi bingkai berperilaku.

Bercanda atau prank, bisa menjadi tidak boleh dan masalah ketika melewati batas. Mengusili orang yang cenderung memperolok, menggunjing, mempermainkan, dan merendahkan harga diri atau nama baiknya akan menjadi prank yang bermasalah. Apalagi canda yang membuat suasana panik, gaduh, dan heboh seperti canda bom, kena positif corona, dan sejenisnya. Malah bila kebablasan bisa jadi perkara hukum dan memicu konfik antar sesama. Di sinilah pentingnya batas bercanda.

Kaum milenial saat ini punya potensi luar biasa. Silakan ada keriangan dan canda yang wajar dalam berinteraksi. Lebih jauh buka ruang terbuka untuk kreatif dan inovatif. Tapi arahkan ke hal-hal yang positif dan produktif. Berkreasi dengan IT jadilah ahli IT yang sukses seperti Jeff Bezos, Bill Gates,  Mark Zuckerberg, dan  para milyarder dunia yang kaya karena kreasi berteknologi informasi.

Juga jadi kaum profesional dan ilmuwan terbaik, serta para inovator maju di berbagai negeri termasuk di Indonesia seperti BJ Habibie. Jangan jadi anak muda prank, yang membawa masalah. Gunakan IT dan medsos untuk hidup maju dan sukses. Itulah sosok milenial hebat. Milenial keren yang sesungguhnya!

Anak muda dan generasi milenial Indonesia boleh keren dengan ilmu, kreasi,  dan inovasi. Itu keren yang membanggakan. Tapi jangan keren karena prank, yang menyebar virus gaduh di muka umum. Nanti rugi sendiri, dan merugikan orang lain!

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: haedar nashirMenjadi Keren Tanpa Prank
Previous Post

Pakar Epidemologi : Pembatasan PSBB Era Normal Saat Covid-19 Masih Tinggi

Next Post

Dr Ribut Priadi : Hoax Hambat penanggulangan Pandemi Covid-19

Next Post
Dr Ribut Priadi S.Sos M.Ikom

Dr Ribut Priadi : Hoax Hambat penanggulangan Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.