• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Kiat Abdul Mu’ti Turunkan Angka Anak Tidak Sekolah

60 Tahun Hari Aksara, Kemendikdasmen Dorong Literasi Berdampak

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
9 September 2026
in Uncategorized
0

60 Tahun Hari Aksara, Kemendikdasmen Dorong Literasi Berdampak

 

INFOMU.CO | Jakarta – Enam dekade setelah Hari Aksara Internasional (HAI) diproklamasikan UNESCO pada 1966, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong agar peringatan HAI 2026 menjadi momentum memperluas makna literasi.

Literasi dinilai tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi secara kritis, berpikir reflektif, beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial, serta menggunakan pengetahuan untuk memperbaiki kehidupan dan lingkungan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan hal tersebut dalam Webinar Peringatan Hari Aksara Internasional 2026 di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

“Ini adalah momentum refleksi dan aksi nyata bagi kita semua. Literasi hari ini memiliki makna yang semakin luas. Literasi tidak lagi cukup dimaknai sekadar kemampuan membaca dan menulis,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, perubahan sosial, krisis lingkungan, perkembangan teknologi digital, hingga kecerdasan artifisial menuntut masyarakat memiliki kemampuan literasi yang semakin luas. Masyarakat perlu mampu memilah informasi, berpikir kritis, terus belajar sepanjang hayat, serta memanfaatkan pengetahuan secara bijak.

Peringatan HAI tahun ini sekaligus menandai 60 tahun perjalanan Hari Aksara Internasional. Mengusung tema global “Literacy for People, the Planet and Prosperity”, Indonesia mengadaptasinya menjadi “Literasi untuk Sesama, Semesta, dan Sejahtera.”

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan tema tersebut menegaskan bahwa literasi harus membuat manusia semakin berdaya, mampu hidup bersama secara bermartabat, memahami keterhubungan dengan lingkungan, dan memiliki kecakapan menghadapi masa depan.

“HAI bukan semata mengenang masa lalu, tetapi kita sedang memastikan literasi tetap menjadi bekal manusia menghadapi masa depan,” kata Tatang.

Ia menjelaskan, perjalanan 60 tahun HAI menunjukkan bahwa tantangan literasi terus berkembang. Jika sebelumnya perhatian utama diarahkan pada kemampuan membaca dan menulis, kini masyarakat juga dituntut mampu membaca informasi, membedakan informasi yang benar dan menyesatkan, berpikir kritis dalam menggunakan teknologi, serta memanfaatkan kecerdasan buatan secara bijak.

Tatang juga menekankan tiga makna utama dalam tema literasi tahun ini, yakni Sesama, Semesta, dan Sejahtera. Literasi untuk sesama berarti membangun manusia yang berdaya dan mampu hidup bersama secara bermartabat. Literasi untuk semesta berarti memahami alam dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Sementara literasi untuk sejahtera diarahkan pada peningkatan kesempatan, produktivitas, dan kualitas hidup.

Sementara itu, Chief of Education at the UNESCO Regional Office in Jakarta, Santosh Kathri, menyebut dunia telah mencatat kemajuan signifikan dalam enam dekade terakhir. Lebih dari 88 persen orang dewasa di dunia saat ini telah melek aksara. Namun, sekitar 739 juta orang dewasa masih belum memiliki keterampilan literasi dasar, dan hampir dua pertiganya merupakan perempuan.

Menurut Santosh, literasi bukan hanya persoalan angka, tetapi juga menyangkut pengetahuan, kemampuan, dan kepercayaan diri untuk turut membentuk kehidupan yang lebih baik.

“Semoga literasi terus membuka pintu ke pelajaran, kepemilikan, kepartisipasian, dan semakin inklusif untuk masa depan semua di Indonesia,” ujarnya.

Peringatan 60 Tahun Hari Aksara Internasional menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat gerakan literasi yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan dasar, tetapi juga mampu menjawab tantangan kehidupan, lingkungan, teknologi, dan masa depan. (***)

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: hari aksarakemendikdasmen
Previous Post

OIF UMSU Selenggarakan International Islamic Astronomy Colloquium

Next Post

Ketika Ilmu Harus Menjadi Cahaya: Menghidupkan Irfani dan Ihsan dalam Gerakan Muhammadiyah

Next Post
Syahbana Daulay

Ketika Ilmu Harus Menjadi Cahaya: Menghidupkan Irfani dan Ihsan dalam Gerakan Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.