UMSU Didorong Lanjutkan Transformasi dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi
INFOMU.CO | Medan – Wakil Menteri Pendidikan RI, Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan apresiasi atas proses transisi kepemimpinan dan transformasi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang dinilai berjalan baik, mulus, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Dalam agenda Pelantikan Rektor dan jajaran Badan Pembina Harian (BPH) UMSU pada Selasa (28/4), Fajar menilai UMSU berhasil menunjukkan praktik transformasi perguruan tinggi yang solid.
“Tentu apa yang terjadi di UMSU ini menjadi salah satu contoh bagaimana transformasi perguruan tinggi dilakukan secara smooth, dengan baik, dan menekankan aspek keberlanjutan,” ujarnya.
Fajar juga memberikan apresiasi kepada Prof. Agussani atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin UMSU selama 16 tahun. Menurutnya, fondasi transformasi yang telah dibangun selama satu dekade terakhir menjadi modal penting bagi kepemimpinan baru.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab besar bagi rektor baru untuk melanjutkan dan mempercepat kemajuan institusi.
Selain itu, Fajar menyoroti kesiapan UMSU dalam menyukseskan Muktamar Muhammadiyah ke-49 yang akan digelar di Sumatera Utara tahun depan.
“Tantangan terbesar di depan mata adalah bagaimana kita dapat menyukseskan Muktamar 49 tahun depan. Tentu semua mata akan tertuju ke Sumatera Utara dan terfokus ke UMSU,” ujarnya.
Menurutnya, perhelatan tersebut akan menjadi penanda kuat kapasitas organisasi Muhammadiyah dalam mengelola agenda besar berskala nasional.
Lebih lanjut, Fajar juga menyoroti kontribusi UMSU sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terdepan di Sumatera, khususnya dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi.
Ia menyebutkan bahwa APK nasional saat ini berada di angka 32,87 persen, sementara di Sumatera Utara telah mencapai sekitar 33 persen. Meski menunjukkan kemajuan, angka tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mendekati standar negara maju.
“Rata-rata APK negara maju berada di atas 40–50 persen, bahkan akses universal minimalnya mencapai 50 persen,” jelasnya.
Dengan dilantiknya Akrim sebagai Rektor UMSU yang baru, Fajar optimis target tersebut dapat dicapai melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
“Untuk mendorong target tersebut, UMSU perlu terus membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi,” pungkasnya. (muhammadiyah.or.id)

