UMSU dan Universitas Samudra Aceh Tandatangani MoU
INFOMU.CO | Medan – Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Universitas Samudra Langsa Aceh tandatangai Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama tridharma perguruan tinggi. Penandatanganan digelar pada Senin (13/4) di ruang VIP Kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.
Acara diawali dengan penyambutan resmi, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP dan Rektor Universitas Samudra Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T., IPM, kemudian foto bersama dan penyerahan cenderamata sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan.
Rektor Universitas Samudra Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T., IPM menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan UMSU kepada rombongan.
“Kami sangat berterima kasih karena telah diterima dengan begitu bersahabat dan hangat. Universitas Samudra awalnya merupakan perguruan tinggi swasta dan kemudian dinegerikan pada tahun 2013,” jelasnya.
Dia mengakui bahwa Universitas Samudra masih perlu banyak belajar dengan UMSU, sehingga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan pendidikan bagi generasi bangsa.
Rektor UNSAM berharap kerja sama dapat difokuskan pada bidang pertanian yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat Aceh.
“Kami berharap UMSU dapat berkolaborasi dalam pengembangan pertanian agar mampu membangkitkan kembali sektor ini melalui penelitian, kegiatan akademik, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Dia juga menyampaikan kedekatan emosional dengan Muhammadiyah serta optimisme bahwa kerja sama ini akan mempererat hubungan kelembagaan dalam semangat persyarikatan.

Rektor Universitas Samudra berharap UMSU dapat memberikan rekomendasi dalam rencana pembukaan Fakultas Kedokteran, serta mendorong implementasi kerja sama melalui program nyata di bidang kemahasiswaan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Sebelumnya, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Universitas Samudra serta harapan agar kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan dokumen dengan sekolah pascasarjana.
“Kami berharap UMSU dan Universitas Samudra terus berkiprah bersama. Hubungan ini tidak hanya dalam konteks MoU, tetapi ke depan harus berlanjut pada program nyata, termasuk kerja sama program sarjana (S1) dan berbagai kegiatan yang lebih meriah,” ujarnya.
Prof. Agussani menilai Universitas Samudra sebagai kebanggaan masyarakat Aceh dan mitra strategis bagi UMSU dalam pengembangan pendidikan tinggi.
Menurutnya, rekognisi internasional dan penguatan kolaborasi menjadi bagian penting dalam perkembangan universitas modern. Potensi sumber daya manusia di Universitas Samudra dinilai dapat menjadi kekuatan bersama untuk saling mendukung kemajuan institusi.
Pada kesempatan ini, Rektor juga memperkenalkan perkembangan UMSU, termasuk pembangunan kampus terpadu yang tengah dibangun dalam rangka penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah tahun 2027.
“Pertemuan ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahim. Banyak peluang kerja sama yang bisa dilakukan dan kami bersyukur hubungan ini memberi manfaat bagi kedua institusi. Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini mendapat ridho Allah SWT,” ungkapnya.
Dia menegaskan bahwa UMSU merupakan kampus yang terbuka bagi berbagai etnis dan agama, bahkan mahasiswa asal Aceh menjadi salah satu jumlah mahasiswa terbesar di UMSU.
Turut hadir Wakil Rektor I UMSU Prof. Muhammad Arifin, M.Hum, Wakil Rektor II Prof. Dr. Akrim, M.Pd, Wakil Direktur Pascasarjana Assoc. Prof. Dr. Adi Mansar S.H., M.Hum dan para Pimpinan Program Studi Pascasarjana, Kepala Biro di UMSU, Ketua BSTI Yoshida Sary, S.E., S.Kom, M.Kom, Ketua OIC Rafieqah Nalar Rizky, MA dan jajaran serta Wakil Rektor III UNSAM Dr. Ir. Nasruddin, S.T., M.T dan tim.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi sinergi berkelanjutan antara kedua perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional, memperluas jejaring akademik, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara dan Aceh. (hms)

