mccc sumut

Sumut antisipasi masuknya varian Delta Plus AY.4.2

Medan, InfoMu.co –  Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara mengantisipasi masuknya subtipe varian baru Delta COVID-19 yang disebut AY.4.2 yang saat ini telah terkonfirmasi ditemukan di negeri tetangga Malaysia.

“Ada dua kekhawatiran yang sangat perlu di antisipasi. Pertama adalah potensi lonjakan kasus dan kedua adalah potensi masuknya varian Delta Plus AY.4.2,” kata Bidang Penanganan Kesehatan-Ketua Tim Penanganan Penyakit Infeksi Emerging Satgas Penanganan COVID-19 Sumut dr Restuti Hidayani Saragih, Senin (15/11).
Menurutnya, varian Delta Plus AY.4.2 secara transmisi kemampuan penularannya jauh lebih cepat dari varian COVID-19 yang sebelumnya telah ada. Varian tersebut juga memiliki kemampuan escape (lolos) dari pertahanan diri (imun) yang sudah terbentuk dalam tubuh.

“Dengan penularan yang lebih cepat ini maka tentu artinya akan ada lonjakan COVID-19,” katanya.

Ia menyebut kemungkinan lonjakan kasus COVID-19 akan terjadi seiring dengan libur Natal dan Tahun Baru 2021.
“Biasanya 2-4 kali masa inkubasi, berarti antisipasinya bulan Desember sampai Februari 2022. Jadi selama 4-8 minggu kita lihat, mudah-mudahan tidak ada lonjakan,” katanya.
Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan dan tidak bereuforia selama libur Natal dan Tahun Baru 2021.
“Saat ini pemerintah dan unsurnya terus melakukan pendeteksian. Mudah-mudahan varian Delta Plus tidak ada,” katanya. (ant)

Dapatkan informasi terupdate dan terkini seputar InfoMu dan jadilah yang pertama

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini