SMP Muhammadiyah 30 Sihepeng Galang Dana Pengadaan Bus Sekolah Demi Akses Pendidikan
INFOMU.CO | Sihepeng – SMP Muhammadiyah 30 Sihepeng terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di sekolah tersebut menjadi bukti kepercayaan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Namun demikian, tidak sedikit calon peserta didik yang menghadapi kendala, terutama dari segi ekonomi, kondisi geografis, serta keterbatasan sarana transportasi. Warga dari Kecamatan Tano Tombangan dan Sayurmatinggi, misalnya, telah menyatakan keinginan mereka untuk menyekolahkan anak di SMP Muhammadiyah 30 Sihepeng, tetapi terkendala akses transportasi yang belum memadai.
Menanggapi kondisi tersebut, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pasar Baru dan Sihepeng berinisiatif untuk mengadakan bus sekolah guna mendukung operasional serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Pengadaan bus sekolah ini ditargetkan dapat terealisasi pada Tahun Ajaran Baru, yakni Juni 2026. Adapun kendaraan yang direncanakan adalah minibus jenis Isuzu Elf bekas, dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan dan waktu yang tersedia.
Berdasarkan perencanaan, total kebutuhan anggaran untuk pengadaan bus sekolah ini mencapai Rp110.000.000. Rinciannya meliputi pengadaan unit kendaraan sebesar Rp95.000.000, biaya servis dan perbaikan Rp10.000.000, pengurusan legalitas Rp3.000.000, serta biaya operasional awal dan bahan bakar sebesar Rp2.000.000.
Hingga saat ini, panitia telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp19.200.000 dari berbagai donatur, termasuk kontribusi dari Kas PRM Pasar Baru Sihepeng dan sejumlah individu.
Panitia mengajak seluruh masyarakat, alumni, serta para dermawan untuk turut berpartisipasi dalam program ini. Donasi dapat disalurkan melalui rekening BRI atas nama Panitia Pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah Ranting Pasar Baru Sihepeng.
Dengan adanya bus sekolah ini, diharapkan semakin banyak anak-anak yang dapat mengakses pendidikan dengan lebih mudah, sehingga tercipta pemerataan pendidikan yang lebih baik di wilayah tersebut. (***)

