• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Sejarah Konflik Thailand vs Kamboja: Dendam Turun-Temurun Ribuan Tahun

Sejarah Konflik Thailand vs Kamboja: Dendam Turun-Temurun Ribuan Tahun

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
27 Juli 2025
in Kabar
0

Sejarah Konflik Thailand vs Kamboja: Dendam Turun-Temurun Ribuan Tahun

INFOMU.CO | Jakarta – Wilayah Asia Tenggara dibuat panas pekan ini setelah konflik meletus antara Thailand dan Kamboja. Kedua negara dikabarkan sudah setuju untuk melakukan gencatan senjata. Namun, konflik juga masih rawan memanas lagi.
Genjatan senjata disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, selaku Ketua ASEAN yang aktif menjadi mediator antara kedua negara tetangga tersebut.

Dikutip dari Malaysiakini, Jumat (25/7/2025), Anwar mengatakan kedua negara meminta waktu untuk melaksanakan gencatan senjata. Pasalnya, pasukan militer masing-masing sudah telanjur dikerahkan ke area perbatasan. Thailand dan Kamboja dikatakan membutuhkan waktu untuk menarik pasukan militer masing-masing. Sementara itu, dalam unggahan di X, Kementerian Luar Negeri Thailand mengatakan

Namun, pemerintah Thailand memberikan syarat bahwa gencatan senjata harus berdasarkan kondisi lapangan yang sesuai.

Perang Thailand melawan Kamboja bermula dari ketegangan di area perbatasan. Sebelumnya, pada Mei 2025, seorang tentara Kamboja tewas dalam kontak senjata singkat. Insiden tersebut memicu kemarahan publik dan meningkatkan ketegangan politik di kedua negara.

Puncaknya terjadi Rabu (23/7/2025) malam, ketika Thailand secara resmi menarik pulang duta besarnya dari Phnom Penh dan mengumumkan pengusiran duta besar Kamboja dari Bangkok. Langkah diplomatik ini diambil setelah dua prajurit Thailand kehilangan anggota tubuh akibat ranjau darat dalam waktu kurang dari seminggu di wilayah sengketa tersebut.

Pada Kamis (24/7), militer Thailand mengonfirmasi telah mengerahkan pesawat tempur F-16. Jet tempur negeri itu menembakkan rudal ke wilayah Kamboja, menghancurkan sebuah target militer.

Reuters melaporkan sedikitnya 16 korban tewas selama dua hari konflik, dengan perincian 14 korban di Thailand (13 warga sipil dan satu tentara) serta satu korban tewas dan lima luka-luka di Kamboja.

Bentrokan bersenjata dilaporkan meluas ke 12 titik perbatasan. Pemerintah Thailand mengevakuasi lebih dari 100.000 warga dari empat provinsi ke hampir 300 titik penampungan.

Sejarah Panjang Konflik Thailand dan Kamboja

Thailand dan Kamboja mengalami pasang surut hubungan selama puluhan tahun akibat sengketa perbatasan. Perbatasan darat antara Thailand dan Kamboja membentang lebih dari 800 kilometer.

Perselisihan klaim ini sebagian besar berasal dari peta tahun 1907 yang dibuat pada masa penjajahan Prancis, yang digunakan untuk memisahkan Kamboja dari Thailand. Kamboja menggunakan peta ini sebagai dasar untuk mengklaim wilayah, sementara Thailand berpendapat bahwa peta tersebut tidak akurat.

Konflik yang paling menonjol dan penuh kekerasan terjadi di sekitar Kuil Preah Vihear yang berusia 1.000 tahun.

Foto: Perdana Menteri Kamboja Hun Manet berbicara selama kunjungan di pangkalan militer, menyusul bentrokan di perbatasan Thailand-Kamboja pada 28 Mei 2025, di provinsi Preah Vihear, Kamboja, 23 Juni 2025. (via REUTERS/Agence Kampuchea Press)
Perdana Menteri Kamboja Hun Manet berbicara selama kunjungan di pangkalan militer, menyusul bentrokan di perbatasan Thailand-Kamboja pada 28 Mei 2025, di provinsi Preah Vihear, Kamboja, 23 Juni 2025. (Agence Kampuchea Press/Handout via REUTERS)
Pada tahun 1962, Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) memberikan otoritas atas kuil tersebut kepada Kamboja.

Setelah beberapa bentrokan antara tentara Kamboja dan pasukan Thailand yang menyebabkan sekitar 20 orang tewas dan ribuan warga mengungsi, Kamboja kembali mengajukan kasus ini ke ICJ pada 2011. Pada 2013, pengadilan tetap mempertahankan putusan sebelumnya, yang mengejutkan pihak Thailand.

Pada tahun 1962, Mahkamah Internasional (International Court of Justice) memberikan kedaulatan atas kawasan kuil tersebut kepada Kamboja. Putusan ini menjadi sumber gesekan utama dalam hubungan bilateral.

Berikut Timeline Singkat Konflik Kamboja-Thailand dalam sejarah modern:

1907 – Sengketa perbatasan bermula dari peta buatan Prancis saat Kamboja masih menjadi koloni. Peta ini menjadi dasar klaim wilayah Kamboja, tetapi Thailand menolaknya karena dianggap tidak jelas dan menimbulkan interpretasi berbeda.
1962 – Mahkamah Internasional memberikan otoritas atas Kuil Preah Vihear kepada Kamboja.
2008-2011 – Pertempuran militer berlangsung terus-menerus di wilayah hutan perbatasan. Kedua pihak saling menyalahkan atas dimulainya konflik. Gencatan senjata diumumkan pada 2011 setelah tujuh hari pertempuran hebat yang menewaskan sedikitnya 15 orang dan menyebabkan puluhan ribu warga sipil mengungsi.
28 Mei 2025 – Sengketa perbatasan kembali memanas, dan seorang tentara Kamboja tewas.
15 Juni 2025 – Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, melakukan panggilan telepon dengan Hun Sen, pemimpin de facto Kamboja, untuk meredakan ketegangan.
23 Juli 2025 – Dalam ledakan ranjau darat, seorang tentara Thailand kehilangan kaki kanannya. Thailand menyatakan akan menarik duta besarnya dari Kamboja dan mengusir duta besar Kamboja, sehingga hubungan diplomatik diturunkan tingkatnya.
Namun, bila ditarik sejarah, konflik Thailand dan Kamboja sudah bermula dari abad ke-13. Artinya, konflik kedua negara sudah berlangsung beribu-ribu tahun. (CNBC-I)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: kamboja
Previous Post

PDM Binjai lantik Kepala SD Muhammadiyah 06 Bhakti Karya Binjai Selatan

Next Post

BK FKIP UMSU Pekomas di Serbalawan, BKM Al-Huda: Kami Siap Bekerjasama.

Next Post
BK FKIP UMSU Pekomas di Serbalawan, BKM Al-Huda: Kami Siap Bekerjasama.

BK FKIP UMSU Pekomas di Serbalawan, BKM Al-Huda: Kami Siap Bekerjasama.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.