Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi
INFOMU.CO | Medan – Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS 2026 Menuju Turkey dan Arab Saudi. INSIS ke-8 tahun 2026 (Internasional Conference on Islamic Studies and Soscial Sciences) akan berlangsung di Turkey dan Arab Saudi. Pelepasan peserta INSIS-2026 yang diikuti peserta lintas fakultas itu berlangsung, Senin (2/3) di aula Fakukltas Agama Islam (FAI).
Selain Rektor UMSU Prof. Dr. Agussanni, juga hadir Ketua BPH UMSU Dr. Bahril Datul MM, Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, sekitar 100 peserta INSIS. Pelepasan ditandai dengan kegiatan berbuka puasa bersama.
Pelepasan peserta INSIS ditandai dengan pemasangan kain sal penyerahan fasilitas lainnya kepada dua peserta, yakni Prof. Hajah Ida Hanifah (Angota BPH UMSU) dan Dr. Adi Mansar Lubis ( Wakil Direktur Pascasarjana).
INSIS-2026 atau yang kedelapan ini akan dilangsungkan di dua negara : Turkey dan Arab Saudi, 24-25 Maret 2026 di Istanbul Sabahattin Zaim University (IZU) Turkey. Selain melakukan kegiatan akademik, INSIS juga dirangkai dengan kegiatan spritual, yakni semua peserta seminar INSIS mengikuti program ibadah umrah. Untuk pemberangkatan peserta INSIS-2026, FAI UMSU melakukan berbagai persiapan, seperti melakukan manasiik, suntik meningitis dan pembekalan bagi peserta seminar.
Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Dr. Zailani MA menjelaskan INSIS – 2026 merupakan program berkelanjutan dari Fakultas Agama Islam untuk mendorong kampus Muhammadiyah itu menjadi kampus berstandard internasional. Sebelumnya, tahun 2025, FAI – UMSU menggelar kegiatan yang sama di Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia. Kegiatan INSIS di Malaysia (2025) dan Turkey (2026) akan berlangsung secara hybrid, peserta hadir di kampus lokasi dan daring dari berbagai negara.
INSIS-2026 rencananya akan diikuti peserta dari 5 negera, seperti Malaysia, Thailand, Kamboja sampai Turkey. Dan semua peserta dari luar Indonesia, sudah menjalin MoU dengan UMSU sebagai penyelenggara.
Dekan FAI-UMSU Dr. Zailani MA kepada jurnalis dari media afiliasi Muhammadiyah di Medan menjelaskan pelaksanaan INSIS-2026. Katanya, INSIS-2026 merupakan seminar internasional yang ke-8 yang dilakukan FAI-UMSU. Kali ini, INSIS dikombinasikan antara kegiatan akademik dan kegiatan spritual. Jadi selain tugas-tugas tri dharma perguruan tinggi terkait dengan penelitian, pengabdian dan pembelajaran, juga melaksanakan kegiatan spritual.
Untuk memantapkan persiapan teknis terkain kegiatan seminar dan ibadah umrah itu, panitia INSIS menyelenggarakan tiga kali pertemuan manasik. Manasik tidak hanya berlangsung di dalam kelas tapi juga berlangsung di lapangan Asrama Haji Medan yang memiliki fasilitas miniatur kakbah, lintasan tawaf dan sai.


Rektor Apresiasi Program Internasionalisasi FAI-UMSU
Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani MAP memberi apresiasi pada program INSIS. Program Internasionalisasi yang dilakukan FAI-UMSU itu memberi daya dorong yang kuat bagi program Internasionalisasi yang lain. Rektor berharap FAI-UMSU dapat mengembangkan program internasionalisasi lainnya.
Kepada peserta, Rektor menjelaskan saat ini sedang terjadi eskalasi politik yang menguncang kawasan Timur Tengah. Kepada peserta rektor minta untuk terus melakukan pemantauan semoga ketegangan antara AS-Israel vs Iran dapat selesai terselesaikan, sehingga tidak sampai menghambat program INSIS yang sudah dijadwalkan.,
World Campus University
Pada pelaksanaan manasik ke-3 program INSIS-2026, selain dilakukan pelepasan, juga berlangsung ceramah terkait dengan pelaksanaan ibadah umrah yang menyertai kegiatan INSIS-2026 yang disampaikan oleh Staff Ahli Rektor UMSU, Prof. Dr. Muhammad Qorib MA.
Muhammad Qorib mengapresiasi FAI UMSU yang terus mempertahankan tradisi INSIS. Kali ini, INSIS dikombinasikan antara kegiatan akademik dan kegiatan spritual. Jadi selain tugas-tugas tri dharma perguruan tinggi terkait dengan penelitian, pengabdian dan pembelajaran, juga melaksanakan kegiatan spritual.
Terkait dengan pencapaian , UMSU lewat FAI-UMSU, Muhammad Qorib terus mendorong berbagai kegiatan berskala internasional, baik melalui INSIS juga melalui kegiatan pengabdian dan KKN internasional sehingga aktifitas FAI-UMSU tidak hanya berbasis lokal tapi juga internasional termasuk melakukan kerjasama dengan pengelola jurnal bereputasi internasional, kata Qorib. .
KKN Internasional UMSU Diperluas Hingga Mesir
Terkait dengan program internasional lainnya, Dekan Fakultas Agama Islam, Zailani, menjelaskan, FAI UMSU telah melaksanakan program KKN Internasional sejak tahun 2017, dan terus berlanjut di berbagai negara. ” Biasanya KKN Internasionak FAI-UMSU diikuti di atas 100 peserta. Tahun 2025, misalnya diikuti 110 orang dan tahun 2026 ini KKN Internasional akan diikuti 127 peserta. Saat ini ada lima negara lokasi KKN Internasional, yakni Malaysia, Thailand, Kamboja, Arab Saudi. Dan tahun 2026 ditambah dengan Mesir.
Perluasan lokasi KKN Internasional FAI-UMSU diharapkan dapat terus dikembangkan dimasa yang akan datang guna memperkuat peran UMSU sebagai kampus berskala internasional. (Syaifulh)

