Medan, InfoMu.co – Rektor UM Tapsel Muhammad Darwis mengisi acara ‘Bincang-bincang Musywil 13 Muhammadiyah on Radio”, Selasa (31/1) di Radio UMSU 91,6 FM Medan. Bincang-bincang Musywil 13 on Radio digagas oleh Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sumut dan Radio UMSU.
Pada acara ke #3 dipandu oleh host Best Nugraha menanyakan berbagai hal, mulai dari perkembangan UM-Tapsel hari ini, dukungan terhadap Musywil 13 dan sisi ekonomi yang mungkin terdorong dengan terselenggaranya Musywil ke 13 di di Kota Padangsidimpuan.
Muhammad Darwis menegaskan, Musywil ke 13 Muhammadiyah dipastikan memberikan imfact pada perkenomian kota Padangsidimpuan dan sekitarnya. Misalnya, sektor wisata akan ramai. Sebutlah Aek Sijornih yang viral itu. Ribuan penggembira Musywil usai pembukaan dipastikan akan berjalan-jalan ke Aek Sijornih. Kawasan itu pasti akan mbludak. Penjual makanan dan souvenir akan ramai.
Alhamdulillah, Dinas Parawisata Tapanuli Selatan akan melakukan pengawalan khusus di Aek Sijornih pada 18-19 Februari nanti agar pelayanan wisata di sana tidak mengecewakan.
Demikian juga dengan makanan. Akan banyak rumah makan yang tidak bisa menampung kunjungan penggembira musywil, kata Darwis. Termasuk penjualan cinderamata. Tinggal seperti apa kreatifitas masyarakat di sana memanfaatkan ledakan kunjungan penggembira itu.
Terkait dengan hotel, Muhammad Darwis menyebut panitia sudah membooking hotel jauh-jauh hari untuk kebutuhan peserta. ” Kalau hotel sudah penuh,” kata Darwis. Tinggal homestay kalau ada. Atau hotel diluar kota Padangsidimpuan.
Untuk memeriahkan Musywil 13 di Padangsidimpuan panitia wilayah dan lokasi akan membuka Bazar yang berisi berbagai informasi seputar amal usaha Muhammadiyah dan penjualan cinderamata. (Syaifulh)

