PRM Silimakuta Pematang Siantar Siapkan Kader Melalui Program Magrib Mengaji
INFOMU.CO | Pematang Siantar — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Silimakuta Pematangsiantar terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan, pembinaan, dan kaderisasi generasi muda melalui program Magrib Mengaji. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah salat Magrib di Masjid Taqwa Assholeh, Silimakuta, Pematangsiantar.
Program yang mendapat antusiasme dari masyarakat tersebut saat ini diikuti sekitar 40 anak. Mereka mengikuti kegiatan mengaji secara rutin dengan berbagai aktivitas pembinaan keagamaan.
Program Magrib Mengaji ini bukan merupakan program yang baru dirumuskan, tetapi telah dirintis dan dirumuskan sejak awal berdirinya Ranting Muhammadiyah Silimakuta oleh para pimpinan terdahulu. Program tersebut kemudian terus dipertahankan, dikembangkan, dan disesuaikan dengan kebutuhan pembinaan generasi muda bersama pimpinan ranting saat ini.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut mendapat dukungan dan perhatian dari jajaran pimpinan Ranting Muhammadiyah Silimakuta saat ini, di antaranya Sekretaris PRM Silimakuta Khairul Amri Nasution, Anto, Ahmad Tohir Lubis, Abdul Latif Lubis, Erwin Lubis, dan Bahrim Nasution. Kebersamaan para pimpinan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program pembinaan generasi muda di lingkungan Ranting Muhammadiyah Silimakuta.
Selain membaca dan mempelajari Al-Qur’an, para murid juga mendapatkan pembinaan dan praktik berpidato. Anak-anak diberikan kesempatan untuk berlatih menyampaikan pidato di hadapan teman-temannya dengan materi-materi keagamaan. Kegiatan ini bertujuan melatih keberanian, kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, serta keterampilan menyampaikan pesan-pesan keislaman.

Program Magrib Mengaji tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kader Muhammadiyah sejak usia dini. Melalui pembinaan yang dilakukan secara rutin, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki pengetahuan agama, akhlak yang baik, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki keberanian untuk tampil dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Silimakuta, Idham Khalid Nasution, menjelaskan bahwa kegiatan Magrib Mengaji merupakan salah satu bentuk kepedulian PRM Silimakuta dalam membina generasi muda. Menurutnya, keberlanjutan program yang telah dirintis oleh pimpinan terdahulu merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga kesinambungan pembinaan generasi muda di lingkungan ranting.
Selain mengaji, pembinaan juga dilakukan melalui praktik berpidato dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Dengan demikian, anak-anak mendapatkan ruang untuk belajar agama sekaligus mengembangkan kemampuan diri.
Pembinaan sejak usia dini tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan kader penerus Muhammadiyah yang memiliki kemampuan keagamaan, keberanian, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap masyarakat.
PRM Silimakuta berharap program Magrib Mengaji dapat terus berjalan dan berkembang sehingga semakin banyak generasi muda yang mendapatkan pembinaan keagamaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah dalam menghadirkan pendidikan karakter dan kaderisasi yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Dengan memanfaatkan waktu setelah salat Magrib untuk kegiatan positif, Masjid Taqwa Assholeh tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang pendidikan, pembinaan, dan kaderisasi generasi muda yang bermanfaat bagi masyarakat. (***)


Sukses terus PRM SILIMAKUTA, dengan program MAGRIB MENGAJI nya. Syukron untuk para Pengasuh ( Hamdi Assidiqi Nst LC, Ismail Btr, Leli S Lbs, Jihan Maharani Nst SE ).