Medan, InfoMu.co – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Percut Sei Tuan menggelar pengajian cabang, Ahad 6/3, di Masjid Taqwa Alfalah Jl.Amal Bakti Pasar 7 Tembung. Pengajian menghadirkan narasumber Ustadz, Mashul MA ( Wakil Ketua Majlis Tarjih PWM sumatera Utara).
Pada pengajian itu, Ustadz Masul mengupas Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 30. Allah menjadikan manusia itu sebagai khalifah, tetapi kenyataannya yang kita kita lakukan sebagai manusia ini adalah membuat kerusakan.
Peristiwa membuat kerusakan karena digelincirkan oleh iblis sebagai mana nabi Adam telah tergelincir berbuat dosa,tapi nabi Adam sadar dan memohon ampun kepada Allah.
Urai Ustadz Mashul, Iblis itu mengajak kepada iri, dengki dendam dan kebencian, yang menimbulkan kerusakan dimuka bumi. sebagaimana yang terjadi kepada Habil dan Qabil (putra nabi Adam As). Maka terjadinya kerusakan akhir akhir ini harus kita waspadai karena tantangan yang kita hadapi semakin berat dan sulit. Allah berfirman : Hai orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari azab neraka. (QS.Attahrim : 6).
Untuk itu, Ustadz Mashul menjelaskan beberapa tugas penting yang harus dilakukan Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan tajdid:

Pertama, jaga keluarga kita agar menjadi keluarga yang taat kepada Allah, jangan sampai jadi keluarga yang rusak apalagi karena kamajuan teknologi misalnya : waspadai anak cucu kita yang “kecanduan hand pone, komputerisasi,dsb yang negatif).
Kedua, mari tunjukkan kita orang Muhammadiyah dan lakukan dakwah sebagai orang Muhammadiyah.
Jangan takut kita jadi Orang Muhammadiyah karena Muhammadiyah itu berarti pengikut Muhammadiyah.
Orang Muhammadiyah harus menjadikan dirinya sebagai alat dakwah, mengatasi kerusakan dalam kehidupan. Orang Muhammadiyah harus menjadi orang yang simpatik dalam dakwahnya kepada masyarakat.
Ketiga, hilangkan kebiasaan buruk kita, misalnya menghadapi Ramadhan, OK kita orang Muhammadiyah dalam menghadapi Ramadhan tidak melakukan ziarah, tidak mandi pangir, tapi jangan lupa masih seperti yang lain karena ibadahnya belum.maksimal, misal ramainya masjid di 10 hari pertama saja lewat itu masjidnya semakin sepi. Orang Muhammadiyah harus merobah pola atau kebiasaan kita.
Intinya agar kehidupan kita tidak rusak tetap istiqomah mengamalkan Alquran dan Assunnah. Sebagai warga Muhammadiyah tugas kita melaksanakan dakwah islam amar makruf nahi mungkar dan mengajak umat menuju surga jannatun na”im.
Pada kesempatan itu Ketua PCM Percut Sei Tuan, Astra Wahyudi, menyampaikan selamat menyambut Ramadhan 1443H dengan menyiapkan diri dengan amalan terbaik dan maksimal. Mohon maaf atas salah dan khilaf. Semoga Allah menerima amal ibadah kita. (syaifulh)

