Pembangunan PAUD Ahmad Dahlan Gedung Johor Resmi Dimulai
INFOMU.CO, MEDAN – Pembangunan Gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ahmad Dahlan Ranting Muhammadiyah Gedung Johor, Medan, resmi dimulai melalui peletakan batu pertama yang berlokasi di pelataran Masjid Taqwa, Jl. Eka Warni Medan, Minggu (4/10).
Peletakan batu pertama tersebut dihadiri Wakil Ketua PWM Sumut Mahmud Yunus Daulay, Wakil Ketua PDM Medan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Tapak Suci, warga dan simpatisan Muhammadiyah.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gedung Johor M. Said Siregar mengatakan, PAUD Ahmad Dahlan akan dikelola sepenuhnya oleh PRM Gedung Johor bekerja sama dengan Aisyiyah.
Menurut Said Siregar, pengelolaan PAUD oleh PRM didukung status kepemilikan tanah karena sertifikat pertapakan berada atas nama Ranting Muhammadiyah Gedung Johor.
“PAUD ini akan dikelola penuh oleh PRM. Dalam pengelolaannya, kami akan mengajak kerja sama dengan Aisyiyah,” ujar M. Said.
Ia menjelaskan, seluruh biaya pembangunan PAUD berasal dari hibah USB Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI sebesar Rp1 miliar dari proposal yang sebelumnya diajukan sebesar Rp1,5 miliar.
“Alhamdulillah, bantuan ini menjadi awal yang baik bagi kami untuk membangun amal usaha Muhammadiyah di tingkat ranting,” katanya.
Dia mengatakan pembangunan PAUD Ahmad Dahlan menjadi tonggak sejarah bagi PRM Gedung Johor dalam mengembangkan amal usaha Muhammadiyah. Ke depan, lanjutnya, keberadaan PAUD diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun dan mengembangkan amal usaha Muhammadiyah lainnya.
Wakil Ketua PDM Kota Medan Rafdinal menyampaikan tahniah atas peletakan batu pertama pembangunan PAUD. Gedung Johor merupakan kawasan yang strategis bagi pengembangan dakwah karena ekonomi warganya menengah ke atas, memiliki jumlah penduduk yang padat dan terus berkembang.
“Gedung Johor strategis untuk dakwah. Penduduknya padat, ekonominya menengah ke atas dan kawasan ini terus berkembang. Insyaallah, perkembangan Muhammadiyah di Gedung Johor juga akan semakin pesat,” ujarnya.
PDM Kota Medan sepakat PAUD dikelola oleh PRM sebagaimana mengikuti proses dan syarat dari kementerian terkait.

Sementara dalam tausiyah dan gerakan amal saleh, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara Ustaz Mahmud Yunus Daulay, mengapresiasi dimulainya pembangunan PAUD Ahmad Dahlan. Dia juga sepakat PAUD dikelola sepenuhnya oleh PRM.
Dia mengajak warga Muhammadiyah membangun keimanan dan amal saleh sebagai bagian dari gerakan untuk meningkatkan kesejahteraan umat.
“Kalau kita bermuhammadiyah, maka bangunlah keikhlasan dalam gerakan amal. Jangan hanya berpikir tentang diri sendiri, tetapi bagaimana amal itu memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi umat,” tuturnya.
Menurut Yunus, kehadiran PAUD Ahmad Dahlan merupakan bagian penting dari pengembangan amal usaha Muhammadiyah yang dimulai dari basis ranting.
“PAUD ini akan menjadi amal usaha di basis ranting dan umat. Ini merupakan tonggak sejarah bagi Muhammadiyah di Gedung Johor,” katanya.
Ia juga mengingatkan kembali semangat perjuangan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, yang membangun persyarikatan melalui keikhlasan dan gerakan amal.
Ketua Panitia sekaligus Plt. Kepala PAUD Ahmad Dahlan Mohammad Yusri Isfa mengatakan, sesuai perjanjian dengan kementerian, pembangunan tersebut selesai pada Desember 2026. Untuk itu setelah dilakukan peletakan batu pertama, esoknya langsung membangun fondasi. Yusri meminta dukungan warga persyarikatan.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua PRM Gedung Johor M.Said Siregar, Ketua Panitia Pembangunan M.Yusri Isfa, ibu Aisyiyah, Wakil Ketua PWM Sumut Mahmud Yunus Daulay dan Wakil Ketua PDM Medan Rafdinal.l serta disaksikan warga persyarikatan dan undangan yang hadir. Sementara gerakan amal shaleh terkumpul dana sekitar Rp 20 jutaan untuk biaya lahan parkir baru Masjid Taqwa yang ditaksir mencapai Rp50 juta ()
