Medan, InfoMu.co – Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) RI Ditjen Cipta Karya Ir Diana Kusumastuti MT melihat progres pembangunan Pasar Aksara di Jalan Masjid, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Rabu (19/5).
Menurut Diana, progres pembangunan Pasar Aksara telah mencapai 50 % dan sesuai Perpres No.64/2018. Diana menjelaskan, usulan pembangunan Pasar Aksara ini telah dilakukan sejak 2018 dan Kemen-PUPR sudah menyusun perencanaannya.
Dikatakan Diana, Pasar Aksara yang dibangun ini nantinya akan menjadi bangunan dengan green building. Untuk itu, pasar ini harus terus dijaga agar pada pelaksanaan dan operasionalnya nanti tetap green building. Ditargetkan, pembangunan Pasar Aksara selesai tahun ini. Selanjutnya, Diana mengakui, lahan Pasar Aksara yang dibangun ini terbilang sempit. Namun, pembangunannya harus tetap dilaksanakan karena lahan lama eks Pasar Aksara tidak bisa digunakan waktu itu. Kemudian, kita diberi lahan ini atas pemilihan Wali Kota sebelumnya. Walaupun Pasar Aksara ini milik Pemko Medan, jelas Diana, namun lokasinya berada di kawasan Deli Serdang, setelah adanya koordinasi yang baik antara Pemko Medan dengan Pemkab Deli Serdang.
Wali Kota Medan Bobby Nasution juga mengakui, lahan Pasar Aksara yang tengah dibangun ini agak sedikit sempit dan akses menuju pasar juga sempit sehingga dikeluhkan para pedagang. Diharapkan, usai pembangunan pasar dilakukan, para pedagang dapat pindah. Apalagi, kondisi lokasi penampungan saat ini kurang baik.
Jika selesai dibangun nanti, jelas Bobby Nasution, Pasar Aksara dapat menampung 859 pedagang, sedangkan jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Aksara yang lama sebanyak 819 pedagang. Berhubung bangunan Pasar Aksara yang baru merupakan green building, kata Bobby Nasution, maka penempatan para pedagang nantinya tentunya harus mengikuti standar-standar tertentu, sehingga bangunan Pasar Aksara tetap green building. (hms)

