• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Cara India Memajukan Anak Mudanya di Bidang Teknologi: Transformasi Digital

MUI Dukung Pemerintah Bersihkan Ruang DIgital Dari Konten Amoral

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
5 April 2026
in Kabar
0

MUI Dukung Pemerintah Bersihkan Ruang DIgital Dari Konten Amoral

INFOMU.CO |  Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan pentingnya adaptasi teknologi digital sebagai syarat menjadi bangsa yang maju di era globalisasi.

Namun, kemajuan tersebut harus dibarengi dengan panduan (guidance) serta pembatasan yang ketat terhadap konten-konten digital.

Ketua MUI MUI Bidang Fatwa, Prof Asrorun Ni’am Sholeh menyebutkan bahwa hal tersebut dilakukan guna menjaga moralitas bangsa.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa karakteristik media digital yang memungkinkan siapa saja mengunggah konten tanpa filter menjadi tantangan yang cukup besar bagi. Oleh karena itu, MUI menekankan agar negara segera memperkuat regulasi digital.

“Hari ini adalah era digital, maka bangsa yang maju adalah bangsa yang adaptif terhadap teknologi digital,” kata Kiai Ni’am kepada MUI Digital, di Jakarta, Jumat (3/4/2026).

Akan tetapi, kata dia, perlu ada guidance, perlu ada arahan, negara perlu hadir untuk memberikan perlindungan terutama kepada kelompok rentan dan secara khusus kepada anak-anak yang akan menjadi generasi penerus kita di masa depan,”

Menurut Kiai Ni’am, perkembangan teknologi digital yang sangat pesat ini harus diimbangi dengan edukasi yang baik.

Dia menyebut, jika perkembangan teknologi digital tidak diiringi dengan edukasi dan diberikan regulasi yang tegas, maka akan memiliki dampak yang sangat luas terhadap masyarakat, khususnya terhadap anak-anak yang sangat mudah terpapar konten-konten tanpa filter tersebut.

“Jika tidak diedukasi, maka media digital yang seharusnya mencerahkan bisa menjadi faktor penghambat tumbuh kembang anak dan tidak jarang pelaku media digital memanfaatkan ini untuk kepentingan ekonomi semata,” ungkapnya.

“Tidak mempertimbangkan dan juga tidak memperhatikan aspek moralitas, aspek perlindungan dan juga aspek edukasi yang berjangka panjang,” kata dia menjelaskan.

Merespons hal tersebut, MUI mengingatkan dengan tegas bahwa kebebasan di ruang digital bukanlah kebebasan tanpa tanggung jawab.

MUI juga mendukung penuh pemerintah untuk memberlakukan pengaturan dan pembatasan penggunaan media digital, khususnya bagi anak-anak.

Dia mengatakan, MUI secara khusus memberikan dukungan kepada pemerintah untuk memberikan pengaturan di ruang digital, memberikan pembatasan terhadap penggunaan media digital bagi anak-anak semata untuk kepentingan perlindungan bagi mereka, semata untuk menjamin tumbuh kembang mereka secara baik.

Kiai Niam menegaskan, media digital dapat digunakan untuk mengakselerasi proses pembelajaran, tetapi di sisi yang lain anak-anak harus diproteksi dari perilaku destruktif yang seringkali melenakan dan pelaku usaha di bidang digital perlu menanamkan tanggung jawabnya juga.

“Jangan sampai hanya karena pertimbangan ekonomi semata, pertimbangan kebebasan tetapi tanpa tanggung jawab memberikan perlindungan kepada anak,” ujar dia. (mui)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: digitalisasikonten amoralMUI
Previous Post

Koalisi Internasional Respon Ketegangan di Selat Hormuz

Next Post

Membangun 5 Pilar Kehidupan: Kunci Harmonisasi Rumah Tangga

Next Post
Membangun 5 Pilar Kehidupan: Kunci Harmonisasi Rumah Tangga

Membangun 5 Pilar Kehidupan: Kunci Harmonisasi Rumah Tangga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.