Muhammadiyah Aceh Tengah & Relawan Unismuh Terjunkan Tim Medis ke Lokasi Terpencil
* Terjunkan Tim Medis ke Desa Serule selama Tujuh Hari
* Bantuan Dapat Disalurkan Melalui Posko Muhammadiyah di Mampak Takengon
INFOMU.CO | Takengon – Muhammadiyah berkomitmen membantu masyarakat dampak banjir bandang dengan menerjunkan 10 orang tenaga medis dari Universitas Muhamadiyah Makassar yang dipimpin Dr. Zulfahmi ke Desa Serule, Jamur Konyel, Atu Payung di Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah.
Desa ini merupakan desa terpencil dan terisolasi akibat terputusnya jalan dilanda banjir bandang yang saat ini hanya bisa dapat diakses dengan berjalan kaki selama 12 jam lebih lebih dengan medan yang cukup menantang akibat terjangan banjir.

Demikian disampaikan Ketua Pos Koordinasi Daerah Tanggap Bencana Muhammadiyah Aceh Tengah, Yan Budianto kepada media terkait pengelolaan kegiatan tanggap bencana di kawasan pegunungan itu.
Jelas Yan Budiyanto, Bupati Aceh Tengah menyambut baik program ini karena saat ini sangat dibutuhkan masyarakat yang mulai sakit2 yang sudah sebulan terdampak dan pogram ini masih jarang dilaksanakan oleh lembaga lain sehingga bupati membantu mengantar sebahagian tim medis menggunakan helikopter BNPB dan sebahagian lagi harus berjalan kaki.
Tim medis di lapangan membuka Puskesmas Mini dengan membawa obat-obatan lengkap serta peralatan pendukung yang bertugas selama 7 hari di lapangan mulai tanggal 30 Desember 2025
Yan Budianto, Muhammadiyah Aceh Tengah melalui MDMC yang tergabung dalam Poskorda Aceh Tengah terus melakukan upaya-upaya pertolongan kepada warga terdampak. Yan Budianto menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan masyarakat melalui Poskorda tanggap bencana Muhammadiyah yang berlokasi di Perguruan Muhammadiyah di Mampak, Takengon. (Syaifulh)

