MTs Muhammadiyah 1 Kota Malang Gelar Kegiatan MABIT untuk Tingkatkan Iman, Taqwa, dan Karakter Siswa
INFOMU.CO | Malang – MTs Muhammadiyah 1 Kota Malang menggelar kegiatan Matsamutu Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang dilaksanakan selama dua hari satu malam pada tanggal 21–22, bertempat di lingkungan sekolah. Acara ini diikuti oleh seluruh siswi kelas 7 dan 8, serta didampingi oleh guru-guru sekolah, guru pamong, dan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Kegiatan MABIT merupakan bagian dari program unggulan sekolah yang bertujuan memperkuat pendidikan keagamaan dan membentuk karakter peserta didik melalui suasana yang menyerupai kehidupan di pesantren. Selain itu, program ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk memperdalam hafalan Al-Qur’an, memahami kitab Ta’lim Muta’allim, serta mengenal pendidikan ekologi yang dikemas dalam pembiasaan sehari-hari.
Kepala MTs Muhammadiyah 1 Kota Malang menyampaikan bahwa kegiatan MABIT diadakan sebagai wujud komitmen sekolah dalam memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pembentukan iman, taqwa, dan kepedulian sosial. “Melalui MABIT, kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa bagaimana rasanya hidup di lingkungan pesantren, di mana setiap aktivitas diarahkan pada pembiasaan ibadah, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli terhadap alam sekitar,” ujar beliau.
Adapun rangkaian kegiatan MABIT meliputi:
Al-Qur’an, untuk memperkuat hafalan dan meningkatkan kedekatan siswa dengan kitab suci.
Kajian kitab Ta’lim Muta’allim, guna menanamkan adab dalam mencari ilmu serta menumbuhkan rasa hormat kepada guru dan sesama.
Pendidikan ekologi, yang mengenalkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menumbuhkan kesadaran ekologis.
Pembiasaan ibadah pondok, seperti qiyamul lail, shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan kajian kitab, yang dilaksanakan secara terjadwal selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak di antara mereka merasa senang karena bisa belajar dengan cara yang berbeda dari biasanya, lebih dekat dengan teman dan guru, serta merasakan suasana religius yang menyejukkan. Salah seorang siswi kelas 8 menyampaikan,
“Saya sangat senang ikut MABIT karena bisa muroja’ah bersama teman-teman dan belajar kitab yang sebelumnya belum pernah saya pelajari. Rasanya seperti benar-benar berada di pesantren,” ujarnya penuh semangat.
Selain memperdalam ilmu agama, MABIT juga mengajarkan siswa pentingnya menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih dan asri. Dalam materi ekologi, siswa diajak untuk memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari ibadah.
Dengan berakhirnya kegiatan MABIT, pihak sekolah berharap agar seluruh pengalaman yang diperoleh siswa tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, melainkan dapat terus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini sekaligus menjadi bagian dari visi sekolah untuk mencetak generasi muda yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama maupun lingkungan. (Gita Arif Darmawan / UMM)

