• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Mewujudkan Ekonomi Berkemajuan: Inovasi Berbasis R&D

Mewujudkan Ekonomi Berkemajuan: Inovasi Berbasis R&D

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
1 Mei 2026
in Ekonomi
0
Mewujudkan Ekonomi Berkemajuan: Inovasi Berbasis R&D
iNFOMU.CO |  Yogyakarta – Dalam pandangan Muhammadiyah, Islam merupakan _din al-hadlarah_ agama yang membawa misi peradaban dan kemajuan bagi seluruh aspek kehidupan. Dalam menghadapi tantangan ekonomi Indonesia ke depan, pendekatan konvensional yang bertumpu pada konsumsi domestik dan perdagangan komoditas semata tidak lagi memadai. Diperlukan lompatan strategis menuju transformasi ekonomi yang bertumpu pada inovasi fundamental sebagai wujud nyata semangat _tajdid_ (pembaharuan).
Inovasi yang memberikan pencerahan tidak lahir secara instan atau sekadar dari intuisi. Ia tumbuh dari fondasi yang kokoh berupa Riset dan Pengembangan (_Research and Development_/R&D) serta penguasaan bidang STEM (_Science, Technology, Engineering, and Mathematics_). Dalam kerangka Manhaj Islam Berkemajuan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian dari pendekatan burhani, yakni pendekatan rasional dan berbasis penelitian ilmiah untuk menjawab persoalan kemanusiaan secara konkret.
Pada 23 April 2026, Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Ghufron Mustaqim, berkesempatan mengunjungi kampus *Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) Guangzhou*. Kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata tentang bagaimana ekosistem pendidikan tinggi masa depan dirancang untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan industri.
“Saya melihat langsung bagaimana pendidikan tinggi tidak lagi sekadar menghasilkan lulusan, tetapi benar-benar membangun ekosistem inovasi yang terhubung dengan industri. Ini adalah model yang perlu kita pelajari dan adaptasi untuk melahirkan pengusaha berkemajuan,” ujar Ghufron Mustaqim.
Bagi SUMU, semangat menjadi Pengusaha Berkemajuan menuntut adanya peningkatan kapasitas keilmuan secara berkelanjutan serta dinamisasi dalam praktik muamalah dunia. Para pelaku usaha tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan harus bertransformasi menjadi pencipta solusi sebagai perwujudan peran khalifah fil ardh, melalui amal ilmiah yang berbasis R&D.
*Model Pendidikan Integratif: Sinergi Ilmu Tanpa Sekat*
Salah satu hal paling menonjol dari HKUST Guangzhou adalah keberanian mereka dalam merombak struktur akademik konvensional yang selama ini terkotak dalam departemen-departemen terpisah. Mereka mengusung sistem *Cross-Disciplinary Hubs*, sebuah pendekatan yang berorientasi pada penciptaan solusi nyata, bukan sekadar pengembangan teori.
Menurut Ghufron, pendekatan ini sangat relevan bagi dunia usaha modern.
“Model lintas disiplin ini mengajarkan bahwa inovasi lahir dari kolaborasi berbagai bidang ilmu. Inilah yang menjadi kunci bagi pengusaha untuk menciptakan bisnis yang disruptif dan berdaya saing tinggi,” jelasnya.
Empat pilar utama dalam sistem ini meliputi:
1. *Function Hub (Fondasi Material)* Berfokus pada pengembangan elemen dasar teknologi masa depan seperti _Advanced Materials_, _Microelectronics_, dan _Earth & Marine Sciences_. . Di sinilah fondasi utama inovasi dibangun. Tanpa penguasaan aspek ini, industri hanya akan berada pada posisi sebagai perakit, bukan pencipta teknologi.
2. *System Hub (Integrasi & Manufaktur)* Menitikberatkan pada integrasi berbagai komponen teknologi menjadi sistem yang efisien dan cerdas. Bidang seperti robotika, manufaktur pintar, dan transportasi cerdas menjadi inti pengembangan. Inilah fondasi utama industri 4.0 yang mendorong efisiensi dan otomatisasi produksi.
3. *Information Hub (Kecerdasan Digital)* Menjadi pusat pengolahan data dan kecerdasan digital melalui pengembangan _Artificial Intelligence_ AI), _Data Science_, dan _Internet of Things_ (IoT). Penguasaan bidang ini memungkinkan lahirnya model bisnis berbasis data yang presisi, adaptif, dan prediktif.
4. *Society Hub (Dampak & Hilirisasi)* Menghubungkan hasil riset dengan kebutuhan masyarakat dan pasar melalui pengembangan _Financial Technology_ (FinTech), _Innovation Policy_ serta _Urban Governance_. Hub ini memastikan bahwa inovasi tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Model integratif ini memastikan bahwa setiap riset memiliki jalur hilirisasi yang jelas menuju dunia industri, sehingga inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata.
*Peluang Beasiswa untuk Kader Muhammadiyah*
Sebagai bagian dari komitmen global dalam pengembangan SDM unggul, HKUST Guangzhou juga menyediakan peluang beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional, termasuk kader Muhammadiyah.
Program yang ditawarkan meliputi:
– *Program PhD* dengan tunjangan hidup sekitar 15.000 RMB (±Rp37,5 juta) per bulan.
– *Program Master (MPhil)* dengan tunjangan hidup sekitar 10.000 RMB (±Rp25 juta) per bulan.
– *Fasilitas* berupa pembebasan biaya kuliah secara penuh serta penyediaan asrama modern di lingkungan kampus.
Menurut Ghufron, peluang ini merupakan kesempatan strategis bagi kader muda Muhammadiyah untuk melakukan ijtihad di bidang ekonomi dan teknologi tanpa terbebani persoalan biaya.
“Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan. Kita membutuhkan lebih banyak kader yang menguasai teknologi dan mampu melahirkan inovasi berbasis riset untuk memperkuat ekonomi umat dan bangsa,” tegasnya.
Terletak di kawasan strategis _Greater Bay Area_ (GBA), kampus HKUST Guangzhou memberikan akses langsung ke ekosistem riset dan investasi global yang mencakup Shenzhen, Hong Kong, dan Macao. Hal ini membuka peluang kolaborasi, pengembangan teknologi, hingga akses terhadap modal investasi berskala internasional.
Dengan bekal keilmuan yang kuat, jejaring global, dan akses terhadap ekosistem inovasi, kader-kader Muhammadiyah diharapkan mampu melahirkan terobosan-terobosan fundamental yang berdampak luas.
Ghufron pun mengajak seluruh anggota Serikat Usaha Muhammadiyah untuk mengambil peran dalam momentum ini.
“Saya mengajak seluruh kader dan pengusaha Muhammadiyah untuk tidak ragu melangkah. Mari kita manfaatkan peluang ini untuk melahirkan inovator-inovator yang membawa misi pencerahan, demi kemajuan umat, bangsa, dan persyarikatan,” pungkasnya. [ Soleh ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: r & dsumu
Previous Post

Media Barat dan Regional Akui AS-Israel Kalah di Timur Tengah

Next Post

Menjaga Api, Menjembatani Peradaban: UMSU, Prof Akrim, dan Jalan Keberlanjutan

Next Post
Menata Dakwah Berbasis Data: Pelatihan SiCARA dan SiMasMu LPCR PM PWM Sumut di Tebing Tinggi

Menjaga Api, Menjembatani Peradaban: UMSU, Prof Akrim, dan Jalan Keberlanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.