• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Mendidik Generasi Muslim Tangguh yang Anti Suap

Mendidik Generasi Muslim Tangguh yang Anti Suap

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
28 April 2022
in Uncategorized
86

Yogyakarta, InfoMu.co – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM, Busyro Muqoddas ingatkan supaya membangun generasi muslim yang tangguh dan kuat. Sehingga mereka bisa berlaku adil dan kokoh memegang prinsip dalam mengarungi kehidupan. Kuat dari segi agama, ekonomi, politik, sosial, termasuk budaya.

Hal itu menurut Busyro sebagaimana pesan yang ada dalam QS. An Nisa’ ayat 9, “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya.”

Ketangguhan generasi masa depan muslim tidak boleh hanya satu sisi dalam agama saja, tapi harus holistik. Diharapkan supaya dalam menghadapi gejolak zaman yang semakin sulit ditebak, dan penuh dengan ‘keculasan’ generasi muslim bisa dengan kokoh memegang prinsip dan kebenaran.

Mengutip beberapa survei tentang perilaku suap – menyuap di Indonesia, Busyro menyebut perilaku suap – menyuap sudah menjalar dan hampir menjadi keseharian. Sebab bukan hanya terjadi di masa menjelang Pemilu saja.

Disebutkan dalam survei itu, bahwa salah satu penyebab masyarakat menerima suap karena himpitan kebutuhan sehari-hari.

“Masyarakat menerima suap itu karena di antara satu dan lain hal adalah kebutuhan mereka yang mendesak. Padahal perilaku suap – menyuap adalah tindakan yang jelas-jelas dilarang dalam Islam,” ucap Busyro pada, Rabu (27/4) di acara Pengajian Ba’da Dzuhur Karyawan Kantor PP Muhammadiyah, di Yogyakarta.

Dalam Islam, kata Busyro, orang yang menyuap dan disuap keduanya masuk neraka. Sebagaimana yang disebutkan oleh Nabi Muhammad dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani. Berkaca dari survei di atas, maka dibutuhkan pengajaran sejak dini kepada generasi mendatang supaya mereka kuat dan tangguh dalam segala segi agar anti suap – menyuap.

Menurutnya, membangun generasi atau umat yang kuat dan tangguh harus dimulai sejak usia dini. Di antaranya melalui pengajaran dengan tutur kata yang benar seperti disebutkan dalam lanjutan QS. An Nisa’ ayat 9. Proses dialog antara orang tua dan anak, kata Busyro, tidak dilakukan dengan cara yang monoton.

“Kita bisa mengajari anak-anak dengan berpiknik, tapi piknik tidak harus ke mall. Kalau piknik ke mall malah bisa jadi mengajari kemewahan kepada anak,” tuturnya.

Piknik yang dimaksud oleh Busyro adalah kembali mendekatkan anak dengan realitas kehidupan di sekitarnya. Seperti memberikan perhatian kepada fakir-miskin, anak-anak yatim, kaum lemah, termasuk menjenguk orang sakit. Model piknik tersebut menurutnya akan membangun kepekaan anak terhadap kenyataan yang akan dihadapinya di kemudian hari. (muhammadiyah.or.id)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: busyro muqoddasgenerasi anti suap
Previous Post

Muhammadiyah Berikan Pelayanan Kesehatan kepada Pengungsi Rohingnya di Aceh

Next Post

KPK Sebut Bupati Bogor Suap BPK Jabar Demi Dapat Penghargaan

Next Post
KPK Sebut Bupati Bogor Suap BPK Jabar Demi Dapat Penghargaan

KPK Sebut Bupati Bogor Suap BPK Jabar Demi Dapat Penghargaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.