Lazismu Langkat Gelar RAKERDA 2026, Perkuat Inovasi Sosial dan Targetkan Penghimpunan ZIS Rp800 Juta di tahun 2026
INFOMU.CO | Stabat – Kabupaten Langkat menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi Berdampak dan Berkemajuan” pada Sabtu (13/6/2026) di Warisan Cafe & Resto Stabat, Langkat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja LAZISMU Langkat ke depan.
RAKERDA dihadiri oleh unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Langkat, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Langkat, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Langkat, LPCR PM PDM Langkat, PCM dan PCA se-Kabupaten Langkat, Dewan Pengawas Syariah, Badan Pengurus dan Badan Eksekutif LAZISMU Langkat, serta para relawan. Turut hadir pula Badan Pengurus LAZISMU PWM Sumatera Utara beserta Manager Area LAZISMU Sumatera Utara.
Ketua Badan Pengurus LAZISMU Langkat, M. Sholihin Nur Tarigan Tua, menyampaikan bahwa RAKERDA merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempercepat gerakan filantropi Muhammadiyah di Kabupaten Langkat melalui sistem kerja yang lebih terukur, efektif, dan berdampak. Selain menjadi forum evaluasi kinerja tahun 2025, kegiatan ini juga menjadi wadah penyusunan Program Kerja dan pengesahan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) LAZISMU Tahun 2026.
“Melalui RAKERDA ini diharapkan terbangun kesamaan pandangan, komitmen, dan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZISKA) di seluruh cabang dan ranting Muhammadiyah. Forum ini juga menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan progresif yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Kegiatan RAKERDA diisi dengan sejumlah materi strategis dari para narasumber. Ketua PDM Langkat, Abdi Sukamto, S.Ag., M.Si., menyampaikan materi tentang penguatan peran Muhammadiyah dalam gerakan filantropi umat. Selanjutnya, Wakil Ketua III BAZNAS Langkat, Juli Hukman, S.E., memaparkan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan LAZ dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan ZIS. Sementara itu, Ketua Badan Pengurus LAZISMU PWM Sumatera Utara, Putrama Al Khair, S.E., M.Si., memberikan penguatan terkait pengembangan kelembagaan dan strategi penghimpunan yang berkelanjutan.
Dalam materinya, Juli Hukman menegaskan bahwa LAZISMU merupakan mitra strategis BAZNAS dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Langkat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
“Kalau BAZNAS dan LAZ berjalan sendiri-sendiri, kita hanya punya beberapa tangan. Tapi jika bersinergi, kita punya satu tubuh besar yang mampu mengangkat umat,” ungkapnya.
Salah satu hasil penting yang mengemuka dalam RAKERDA adalah komitmen untuk memperkuat kelembagaan LAZISMU hingga tingkat cabang dan ranting. Ke depan, LAZISMU Langkat akan mengupayakan pembentukan Kantor Layanan berbasis masjid di lingkungan Ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Langkat. Langkah ini sejalan dengan Instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 259/INS/I.0/A/2016 tentang pendirian dan pengelolaan LAZISMU pada struktur dan Amal Usaha Muhammadiyah.
Selain itu, LAZISMU Langkat menetapkan target penghimpunan dana ZIS sebesar Rp800 juta pada tahun 2026. Target tersebut diharapkan dapat tercapai melalui penguatan kolaborasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di seluruh cabang dan ranting Muhammadiyah di Kabupaten Langkat.
Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam berkhidmat, RAKERDA LAZISMU Langkat 2026 diharapkan menjadi pijakan kuat dalam memperluas gerakan filantropi Islam yang profesional, amanah, dan berkemajuan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa. (salihin)

