Tanjung Balai, INFOMU.CO – Komitmen mendorong transformasi digital di lingkungan Muhammadiyah terus digencarkan. Kali ini, Tim SatuMu (Satu Data Muhammadiyah) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara kembali melanjutkan estafet sosialisasi dan implementasi program digitalisasi di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanjung Balai. Ahad, 26 April 2026.
Kegiatan yang digelar di komplek perguruan Muhammadiyah Tanjung Balai yang berada di jl. Taqwa no. 38 ini, merupakan lanjutan dari rangkaian sosialisasi yang sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa daerah seperti Asahan, Deli Serdang, dan Langkat. Fokus utama kegiatan ini adalah mempercepat adopsi sistem digital Muhammadiyah melalui penggunaan e-KTAM serta penguatan peran agen dan verifikator di tingkat daerah.
Antusiasme warga persyarikatan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta yang langsung mendaftarkan diri untuk beralih ke sistem digital e-KTAM, menandakan tingginya kesadaran akan pentingnya integrasi data dan pelayanan berbasis digital di lingkungan Muhammadiyah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua PDM Tanjung Balai DTM Halbay. S.pd, Sekretaris PDM Tanjung Balai Drs.Maskur Yus, M.Pd, serta jajaran pimpinan dari tingkat daerah hingga cabang (PCM) dan ranting (PRM) se-Kota Tanjung Balai. Dari Tim SatuMu PWM Sumut hadir Ketua MPI PWM Sumut Syaiful Hadi, Sekretaris MPI Ivansyah Aly, Sekretariat PWM Sumut Amat Idris, serta perwakilan manajemen Bank Danamon Syariah Jauhari Rambe.
Ketua PDM Tanjung Balai, Datuk Muda Albay, menyampaikan rasa bahagianya atas kehadiran Tim SatuMu di wilayahnya. Ia menilai kegiatan ini sangat penting dalam memberikan pemahaman menyeluruh kepada para agen dan verifikator terkait peran strategis mereka dalam proses digitalisasi di tingkat cabang dan ranting.
“Dengan adanya sosialisasi ini, para agen dan verifikator menjadi lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga proses digitalisasi bisa berjalan lebih efektif dan terarah,” ujarnya.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung. Tim dari Bank Danamon Syariah turut membantu proses pembukaan rekening bagi setiap PCM dan PRM. Rekening ini nantinya akan menjadi sarana utama dalam penyaluran dana dari Pimpinan Pusat ke daerah secara transparan dan terintegrasi.
Ivansyah Aly yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut mengaku optimistis melihat respons peserta. Ia menyebutkan bahwa kesiapan warga Muhammadiyah untuk beralih ke sistem digital menjadi modal penting dalam menyukseskan program SatuMu.
“Alhamdulillah, peserta sangat antusias. Banyak yang langsung mendaftar Muhammadiyah ID dan beralih ke e-KTAM. Ini menunjukkan bahwa kesadaran digital sudah mulai tumbuh dengan baik,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Tim SatuMu juga memberikan pendampingan langsung kepada peserta, mulai dari proses pendaftaran akun Muhammadiyah ID, tata cara pembayaran, hingga mekanisme pengajuan dan pengiriman e-KTAM. Pendekatan ini diharapkan mampu meminimalisir kendala teknis di lapangan.
PWM Sumatera Utara menegaskan bahwa sosialisasi SatuMu akan terus dilaksanakan secara bertahap ke seluruh PDM di wilayah Sumatera Utara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar mempercepat transformasi digital Muhammadiyah secara menyeluruh.
Terlebih, Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah ke-49 pada tahun 2027 mendatang. Momentum ini dinilai strategis untuk memastikan seluruh sistem administrasi dan data persyarikatan telah terintegrasi secara digital.
Dengan kolaborasi yang solid antara pimpinan wilayah, daerah, hingga ranting, serta dukungan mitra perbankan syariah, program SatuMu diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Muhammadiyah yang modern, tertib administrasi, dan berbasis data. (syaifulhd/bess)

