• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
18 Mei 2026
in Persyarikatan
0
Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan
INFOMU.CO |  Medan – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Medan Johor berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Medan menggelar Pengajian Gabungan yang dilaksanakan di Masjid Taqwa Muhammadiyah Marindal yang berada dijalan Sidodadi Pasar V Desa Marindal I pada Ahad (16/5).
Pengajian ini pada dasarnya merupakan agenda rutin bulanan keluarga besar Muhammadiyah Medan Johor. Namun, pelaksanaan kali ini dikemas secara istimewa melalui pengajian gabungan bersama Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Medan sebagai bentuk dukungan sekaligus upaya memberikan semangat dan motivasi kepada Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Medan Johor yang baru terbentuk. Dalam pengajian ini, hadir sebagai pemateri Dr. Rasta Kurniawati Br. Pinem, MA yang membawakan materi bertajuk “Perempuan Muda, Pilar Peradaban Berkemajuan.”
Hadir dalam Pengajian Gabungan tersebut, Rasta Kurniawati Br. Pinem yang juga bertindak sebagai pemateri, Ketua PCM Medan Johor M. Hardiyatno, Ketua PDNA Kota Medan Mariana Sitorus, serta Ketua PCA Medan Johor Nurlela Johan. Turut hadir pula jajaran PCPM Medan Johor, PCNA se-Kota Medan, PRM dan PRA se-Cabang Medan Johor, serta PCM dan PCA Medan Amplas yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut.
Dalam penyampaian materinya, Rasta Kurniawati Br. Pinem menegaskan bahwa kaderisasi Nasyiatul Aisyiyah merupakan tanggung jawab bersama, khususnya bagi Aisyiyah. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari nama Nasyiatul Aisyiyah yang dinisbahkan langsung dengan Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah.
Ia juga memaparkan sejarah berdirinya Nasyiatul Aisyiyah mengingat Nasyiatul Aisyiyah baru memperingati miladnya yang ke 95 Tahun. Rasta menjelaskan bahwa organisasi tersebut lahir atas inisiasi pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan. KH. Ahmad Dahlan sadar betul bahwa perempuan punya peran besar dalam peradaban karena anak-anak perempuan tidak hanaya pandai urusan domestic tapi juga cakap dalam memimpin dan berdakwah. Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga besar Muhammadiyah dalam menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah untuk menghadirkan kedamaian dunia dan akhirat.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Medan Johor, M. Hardiyatno, menegaskan bahwa gerakan Nasyiatul Aisyiyah (NA) merupakan bagian penting yang harus terus didukung dalam proses kaderisasi dan pembinaan generasi perempuan Muhammadiyah. Menurutnya, membangun kualitas perempuan berarti turut membangun masa depan bangsa.
Ia mengutip sebuah filosofi yang berbunyi, “To teach a woman is to teach a nation,” yang bermakna bahwa mendidik seorang perempuan sama artinya dengan mendidik sebuah bangsa. Menurutnya, ketika perempuan-perempuan muda dibina menjadi pribadi yang baik, salehah, dan berakhlak mulia, maka hal tersebut merupakan investasi besar dalam menciptakan masyarakat dan bangsa yang lebih baik.
“Itulah yang menjadi alasan utama kami mendukung Nasyiatul Aisyiyah. Kami berharap mereka dapat melahirkan kader-kader yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, negara, dan khususnya bagi Muhammadiyah. Dalam konteks Islam, semakin baik kualitas perempuan, maka akan semakin baik pula kualitas sebuah negara,” ujarnya.
Karena itu, PCM Medan Johor memberikan dukungan penuh agar kader-kader Nasyiatul Aisyiyah mampu tampil lebih aktif, progresif, dan menjadi investasi kaderisasi Muhammadiyah, khususnya di Cabang Medan Johor.
Hardiyatno juga menyampaikan harapannya agar seluruh kader NA dapat mengimplementasikan nilai-nilai dan dokumen kaderisasi yang telah disepakati bersama. Menurutnya, apabila hal tersebut dapat dijalankan dengan baik, maka akan lahir kader-kader perempuan yang militan, tangguh, dan mampu menjadi agent of change di tengah masyarakat.
“Kami berharap kader-kader Nasyiatul Aisyiyah dapat membawa perubahan positif, terutama dalam membangun akhlak dan memberikan manfaat nyata di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Medan Johor, Nurlela Johan, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan Pengajian Gabungan yang menghadirkan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) se-Kota Medan. Menurutnya, kegiatan tersebut menambah semarak dakwah dan silaturahmi antar kader, sekaligus menjadi motivasi bagi PCNA Medan Johor yang baru terbentuk.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi PCNA Medan Johor untuk terus berkembang. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menjadi ajang bertemu dan bertukar pengalaman dengan kader-kader dari cabang lain sehingga semakin menambah semangat dalam ber-Nasyiatul Aisyiyah,” ujarnya.
Nurlela juga berpesan kepada para kader muda Nasyiatul Aisyiyah agar memanfaatkan masa muda dengan sebaik-baiknya, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia berharap para kader dapat memanfaatkan berbagai peluang, termasuk program beasiswa, untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin.
“Ke depan kita membutuhkan sumber daya perempuan muda yang berkualitas. Karena itu, anak-anak muda Nasyiatul Aisyiyah harus terus meningkatkan kapasitas diri, baik soft skill maupun hard skill,” katanya.
Ia menjelaskan, peningkatan soft skill dapat dilakukan melalui organisasi, seperti melatih kepemimpinan, kemampuan mengelola organisasi, dan membangun kepribadian yang baik. Sementara itu, pengembangan hard skill dapat disesuaikan dengan bidang keilmuan dan minat masing-masing kader, baik di bidang bisnis, pendidikan, maupun bidang lainnya.
Selain itu, Nurlela menilai Nasyiatul Aisyiyah juga perlu menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan generasi milenial dan generasi Z sebagai segmen utama organisasi. Menurutnya, pendekatan digital harus menjadi perhatian penting agar gerakan dan program Nasyiatul Aisyiyah semakin mudah diterima masyarakat.
“Generasi saat ini sangat dekat dengan teknologi. Karena itu, metode dakwah dan program-program yang dijalankan juga harus memanfaatkan pendekatan digital. Dengan begitu, masyarakat dan generasi muda akan lebih mudah menerima serta merasakan manfaat dari gerakan Nasyiatul Aisyiyah,” pungkasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Medan, Mariana Sitorus, menyampaikan bahwa saat ini gerakan Nasyiatul Aisyiyah kembali menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Menurutnya, jika melihat ke masa lalu, antusiasme kader Nasyiatul Aisyiyah sangat luar biasa karena organisasi ini menjadi wadah utama bagi generasi muda perempuan Muhammadiyah untuk bergerak dan berorganisasi.
Ia mengakui, tantangan organisasi saat ini jauh berbeda dibandingkan sebelumnya. Kehadiran generasi milenial dan generasi Z menuntut perubahan pola pendekatan dalam menggembirakan dan menghidupkan gerakan Nasyiatul Aisyiyah. Karena itu, PDNA Kota Medan terus berupaya menyesuaikan strategi dakwah dan pembinaan organisasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Alhamdulillah, khusus pada periodisasi kami saat ini, dari 29 Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) se-Kota Medan, sebanyak 24 cabang telah melaksanakan Musyawarah Cabang (Musycab). Artinya, tinggal lima cabang lagi yang menjadi pekerjaan rumah kami untuk segera melaksanakan Musycab,” ujarnya.
Mariana juga mengingatkan seluruh kader PCNA se-Kota Medan bahwa Nasyiatul Aisyiyah bukanlah organisasi yang baru lahir. Dengan usia yang telah mencapai 95 tahun, menurutnya, Nasyiatul Aisyiyah seharusnya semakin kuat dan semakin dikenal masyarakat luas.
“Oleh karena itu, tugas kita bersama adalah terus mensyiarkan gerakan Nasyiatul Aisyiyah, khususnya di Kota Medan. Mari bersama-sama berjuang dan membesarkan Nasyiatul Aisyiyah Kota Medan,” pungkasnya.
Kegiatan pengajian gabungan ini semakin semarak dengan adanya kuis berhadiah bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dari Panitia. Para peserta yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan bingkisan menarik sebagai bentuk apresiasi sekaligus daya tarik untuk meningkatkan antusiasme mengikuti pengajian di Muhammadiyah Medan Johor.
Program kuis berhadiah tersebut juga menjadi salah satu ciri khas dalam setiap pengajian Muhammadiyah Medan Johor yang selalu menghadirkan suasana interaktif, edukatif, dan penuh semangat kebersamaan. (AH)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: pcm medan johorpdna medanpengajian gabungan
Previous Post

PW Pemuda Muhammadiyah Sumut Dorong Kemandirian Ekonomi

Next Post

Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

Next Post
Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.