• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Toposentrik, Geosentrik, dan KHGT (Tanggapan Kembali atas Tulisan Pakar BRIN & Kemenag RI)

Arwin Juli Rakhmadi Butarbutar

KKNI Berdampak-Berkemajuan Prodi Ilmu Falak FAI UMSU di Malaka

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
21 Agustus 2026
in Kampus, Literasi
0

KKNI Berdampak-Berkemajuan Prodi Ilmu Falak FAI UMSU di Malaka

Oleh : Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar – Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU

 

Sembilan mahasiswa Program Studi Ilmu Falak Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Prodi Ilmu Falak FAI UMSU) telah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKNI) di Malaka, Malaysia. Lokasi dan destinasi KKNI berada di beberapa tempat, namun yang utama di Balai Cerap Ulul Albab Malaka Malaysia, milik Dato’ Dr. Kassim Bahali (pakar dan sesepuh falak Malaysia). Selain itu KKNI juga dilaksanakan di Pusat Falak Syarie Negeri Malaka (PFSNM) dan Balai Cerap Al-Khawarizmi Melaka, dan tempat-tempat lainnya.

Secara administratif KKNI ini telah dialas dengan dokumen kerjasama berupa MoU, MoA, dan IA antara UMSU dengan Balai Cerap Ulul Albab dan PFSNM sebagai prosedur sebuah kegiatan berskala internasional. Dalam praktiknya antara UMSU, dalam hal ini Prodi Ilmu Falak FAI UMSU dan OIF UMSU, telah intens melaksanakan program-program akademik baik dengan Balai Cerap Ulul Albab maupun dengan PSFSM mulai dari kegiatan seminar, sharing falak, pengamatan langit bersama, hingga join riset yang telah dipublis dalam bentuk paper ilmiah (jurnal).

KKNI kali ini merupakan angkatan pertama sejak berdirinya Prodi Ilmu Falak FAI UMSU pada tahun 2022 M. Artinya sembilan mahasiswa ini (dan empat mahasiswa lainnya yang melaksanakan KKN reguler di tanah air) akan menjadi alumni pertama, sarjana dengan kepakaran ilmu falak pertama, yang akan berkiprah, memberi dampak dan kemajuan di tengah masyarakat.

Adapun program-program KKNI yang dilaksanakan selama di Malaka diantaranya:

  • Bersilaturahim dan audiensi dengan masyarakat Malaka.
  • Pengenalan Balai Cerap Ulul Albab dan instrumen-instrumen astronomi yang ada di dalamnya, terutama pengenalan berbagai jenis teleskop dan instrumen astronomi lainnya.
  • Lawatan ke Balai Cerap Al-Khawarizmi didampingi oleh Dato’ Dr Kassim Bahali dan tim yaitu mengenal lebih dekat dunia astronomi dan perkembangan edukasi sains di Malaysia, pengenalan alat-alat astronomi, menikmati dan menyaksikan simulasi alam semesta di sebuah planetarium, menjelajah galeri balai cerap, dan lain-lain. Seperti diketahui Balai Cerap Al-Khawarizmi merupakan balai cerap (observatorium) penting dan strategis yang ada di Malaysia.
  • Diskusi ilmu falak dan praktik alat astronomi, antara lain praktik instrumen astronomi klasik bernama Rubu Mujayyab dan instrumen Manzilah, yang dipraktikkan di Masjid An-Najihin Melaka.
  • Observasi dan pengambilan data waktu Subuh dengan menggunakan instrumen SQM di Mersing Johor, Malaysia.
  • Observasi benda-benda langit di malam hari, terutama benda langit kategori Deep Sky Object (DSO), dimana DSO yang didapat antara lain NGC 6946, M4 (Messier 4), NGC 7331, M20 (Trifid Nebula), M16 (Eagle Nebula), dan M13 (Hercules Globular Cluster).
  • Pengamatan aktivitas matahari, pengamatan planet Venus, pengamatan bulan, dan pengamatan benda-benda langit lainnya. Adapun teleskop yang digunakan dengan bimbingan Dato’ Dr Kassim Bahali dan tim antara lain Teleskop Newton Perseid, yang mana teleskop ini telah berusia lebih seratus tahun. Lalu teleskop surya Lunt 50T Double-Stack, teleskop Seestar S50, dan teleskop-teleskop lainnya.
  • Praktik pengukuran arah kiblat di beberapa masjid dan lapangan dengan menggunakan instrumen Qiblataini, Jam Matahari Mengufuk, dan Kompas, antara lain dilaksanakan di desa RIM, Jasin Melaka, Malaysia.
  • Pengukuran gerak semu matahari melalui pengamatan dan pengukuran panjang serta arah (azimut) bayangan secara langsung, yang mana hal ini berkaitan erat dengan konsep-konsep fundamental dalam astronomi.
  • Observasi hilal awal Rabiul Awal 1448 H di Balai Cerap Al-Khawarizmi, Tanjung Bidara, Melaka. Kegiatan pengamatan hilal ini sendiri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di Melaka setiap bulannya.
  • Praktik mengukur dan menentukan waktu Asar melalui bayang-bayang matahari menurut Mazhab Hanafi dan menurut jumhur ulama. Seperti diketahui ada perbedaan penafsiran dan pemahaman terhadap hadis-hadis Nabi Saw terkait waktu salat Asar ini.

Selain kegiatan akademik-astronomi ini, para mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial di tengah masyarakat diantaranya dalam bentuk gotong-royong membersihkan dan merapikan tempat-tempat dan fasilitas umum. Hal ini tidak lain guna menumbuhkan kepekaan sosial di hati, pikiran, dan perasaan mahasiswa.

Tak ayal KKNI menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa. Pengetahuan yang didapat di kelas dan pengalaman praktik di OIF menjadi bekal penting para mahasiswa selama ber-KKNI di Malaka. Perbedaan negeri (negara), perbedaan kultur masyarakat, perbedaan dan keragaman instrumen falak, pengalaman lapangan, interaksi dengan tokoh, pakar, dan masyarakat, seluruhnya menjadi pembelajaran dan pengalaman berharga para mahasiswa. Ada banyak hal yang tidak di dapat di kelas, namun di dapat di Malaka, seluruhnya menjadi bekal, pemahaman dan pembelajaran masa depan untuk semua mahasiswa.

Dalam konteks Prodi Ilmu Falak FAI UMSU (dan OIF UMSU sebagai mitra dan bagian integral Prodi), KKNI memberi sumbangan penting untuk pengembangan ilmu falak di UMSU, di Sumatera Utara, di persyarikatan, dan di Indonesia secara umum. Kehadiran dan kemunculan kader-kader falak muda persyarikatan yang mumpuni dan memiliki pengalaman dan kepekaan sosial yang tinggi menjadi keniscayaan demi keberlanjutan kajian ilmu falak yang beradab dan berkualitas di masa yang akan datang, terlebih Muhammadiyah hari ini punya tanggungjawab KHGT (Kalender Hijriah Global Tunggal) sebagai amanah peradaban yang mesti terus dikawal.

Terimakasih tiada terhingga diucapkan kepada Dato’ Dr Kassim Bahali dan tim (Balai Cerap Ulul Albab, Balai Cerap Al-Khawarizmi, Pusat Falak Syarie Negeri Melaka, serta semua pihak yang berperan) yang berkenan menerima, membimbing, dan mengarahkan para mahasiswa ilmu falak FAI UMSU selama di Malaka. Segenap program dan aktivitas yang dilaksanakan sangat bermanfaat, penting, dan berharga.

Malaka, sebuah kota tua di pesisir Selat Malaka, di pesisir barat Semenanjung Malaya. Bukan semata kota tua, tetapi merupakan tempat bertemu dan bersemainya peradaban, agama, dan budaya. Terimakasih Malaka, negeri yang ramah, indah lagi bersejarah. Wallahu a’lam[]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: oif umsu
Previous Post

Negara Kleptokrasi Ancaman Terhadap Kedaulatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.