Medan, InfoMu.co – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali mempersiapan program Kajian Intensif Al-Islam Kemuhammadiyahan (KIAM) untuk mahasiswa baru tahun akademi 2021/2022. Persiapan awal yang dilakukan adalah perekrutan co-instruktur yang berasal dari mahasiswa (senior) dari delapan Fakultas di UMSU. Co-Instruktur nantinya akan membantu instruktur KIAM dari Badan Islam dan Muhammadiyah (BIM) dalam melaksanakan proses pengkaderan bagi mahasiswa baru.
Trainng Of Trainier (TOT) ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada hari Jum’at-Sabtu, 22-23 Shafar 1443 H bertepatan dengan 1-2 Oktober 2021 M. Hadir dalam pembukaan TOT Co-Instruktur KIAM tersebut adalah Dr. Rudianto, S.Sos, M.Si., Wakil Rektor III UMSU, Radiman,S.E, M.Si., Ketua BIMAWA UMSU, Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag., Ketua Badan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan UMSU, Wakil Dekan III UMSU, beserta seluruh pengurus Badan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Pelaksanann TOT bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jln Gedung Arca. Acara dilaksanakan secara luring namun tetap menjaga prokes yang ketat. Peserta yang mengikuti acara ini sebanyak 65 orang yang berasal dari berbagai fakultas.

Wakil Rektor III Dr. Rudianto menyampaikan bahawa pelaksanaan KIAM sangat relevan dengan visi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam membangun peradaban bangsa dengan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan Sumber Daya Manusia berdasarkan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Penjabaran dari visi ini kaitannya dengan pembentukan dan pembinaan mahasiswa UMSU dalam rangka menjadi mahasiswa yang memiliki karakter Islam berkemajuan seperti yang diharapkan Muhammadiyah.
Kata Rudianto, mahasiswa diterima di UMSU dari berbagai latar belakang sekolah baik dari umum maupun agama, sekolah umggulan atau tidak ketika masuk ke UMSU disambut dengan mengenalkan visi Muhammadiyah melalui Pengenalan Kehidupan Kampus, MASTA IMM, dan pelaksanaan KIAM yang dilakukan pada awal semester 1. Pada tahapan selanjutnya setelah pelaksanaan KIAM dilanjutkan dengan mentoring, kemudian diperdalam dalam mata kuliah al-Islam dan Kemuhammadiyahan selama 4 semester bahkan di akhir studi mahasiswa dilaksanakan ujian Komperhensif mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Semua rangkain perkuliahan itu merupakan usaha dan kerja keras civitas akademika UMSU dalam rangka mencapai visi dan misi universitas yang berlandaskan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Rangkaian panjang inilah yang harus dilakukan secara serius oleh seluruh komponen civitas akademika UMSU agar nantinya tercapai Visi UMSU. Untuk itu pula peran Co-Instruktur yang mengikuti TOT kali ini sangat diharapkan sebagai mentor-mentor yang sebaya supaya dapat memberikan pendampingan yang optimal.
Sementara itu, pada awal pembukaan TOT itu, Ketua BIM UMSU Dr. Nur Rahmah Amini menyampaikan bahawa pelaksanaaan TOT ini harus serius diikuti oleh para peserta mengingat KIAM tahun ini masih akan dilaksanakan secara daring. Walaupun pelaksanaan KIAM secara luring maupun daring tetap memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun mengingat Co-Instruktur KIAM memiliki peran yang sangat penting dalam rangka mendampingi Instruktur dalam menyampaikan materi-materi bahkan dalam pendampingan mentoring maka pelaksanaan TOT ini dilakukan penguatan-penguatan materi secara luring. (Syaifulh)

