Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan
INFOMU.CO | Medan – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara melalui Ketua Program Studi PGSD FKIP, Ismail Saleh Nasution, S.Pd., M.Pd menjadi pemateri dalam kegiatan Workshop Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal PDM Kota Medan pada Kamis, 14 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara tersebut diikuti oleh guru-guru Muhammadiyah se-Kota Medan, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK. Workshop ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan konsep pembelajaran mendalam (deep learning) di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Dalam pemaparannya, Ismail Saleh Nasution menyampaikan pentingnya transformasi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada penguatan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta pemecahan masalah peserta didik. Menurutnya, pembelajaran mendalam menjadi salah satu strategi penting dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas guru Muhammadiyah dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan bermakna bagi siswa,” ujarnya dalam sesi workshop.
Sementara itu, sambutan pada kegiatan pembukaan disampaikan oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Medan, Drs. Ali Nurdin, MA yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya guru Muhammadiyah secara berkelanjutan agar mampu menghadirkan pendidikan yang unggul dan berkemajuan.
Selain itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan, Samidi, M.Pd., juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Workshop berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai implementasi pembelajaran mendalam di kelas, strategi pembelajaran inovatif, hingga tantangan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah Muhammadiyah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
(AH)
