Jakarta, InfoMu.co – Diambang batas kewajaran, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun wajibkan santri dan seluruh pengikutnya, untuk melaksanakan ibadah unrah dan haji bukan ke Tanah Suci Mekkah, melainkan ke Indramayu, Jawa Barat, pada 1 Muharram.
Pasalnya, salah satu penyimpangan yang dilakukan yakni, syariat yang diwajibkan untuk melakukan perjalanan haji bukanlah ke Tanah Suci Mekkah, melainkan ke Indramayu.
Tak sampai disitu saja, Ken Setiawan secara gamblang menyampaikan, bahwa banyak para kalangan pejabat tanah air yang ikut melaksanakan ibadah haji ke Indramayu.
Dikutip dari kanal YouTube @Herripras, Jumat 12 Mei 2023, Ken Setiawan juga menambahkan, turut kecewa atas sikap pemerintah yang merasa acuh tak acuh setiap laporan yang diberikan.
Padahal sambung Ken, setiap kesaksian yang diberikan, dirinya berani bersumpah di atasnya terdapat Al Quran, bahwa kejadian itu tidak ada yang ditutup-tutupi.
Melainkan, apa yang yang disampaikan itulah yang selama ini dijalankan oleh Ponpes Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat.
Hal ini juga sekaligus untuk membuka mata pemerintah agar lebih melihat dan mendalami terhadap pergerakan yang dilakukan Ponpes Al Zaytun.
“Pemerintah juga harus waspada, tak bisa berdiam diri melihat kejadian seperti ini,” pintanya.(sumek)

