IMM Sumut bersama Ecobhineka PP Muhammadiyah Dorong Mahasiswa Lintas Agama Peduli Lingkungan
Medan, INFOMU.CO – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara bersama Ecobhineka PP Muhammadiyah menggelar seminar bertajuk National Youth Interfaith Leadership Forum Sumatera Utara pada Sabtu, 9 Mei 2026, yang digelar di gedung dakwah Muhammadiyah Sumatera Utara. Kegiatan ini mengangkat tema “Sinergi Inklusif Ecospiritual Mahasiswa” dengan melibatkan mahasiswa lintas agama dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara.
Sekretaris Umum DPD IMM Sumut, Akbar Muhadist, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara IMM Sumut dan Ecobhineka PP Muhammadiyah untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan.
Menurutnya, persoalan lingkungan harus dijaga bersama demi keberlangsungan hidup masyarakat. Karena itu, IMM Sumut mengajak seluruh elemen lintas agama untuk bersama-sama peduli terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini bukan hanya inisiasi dari DPD IMM Sumut, tetapi juga kolaborasi dengan Ecobhineka. Kami ingin membangun kesadaran bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Akbar.
Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan kampus di Sumatera Utara.
Peran Mahasiswa Dinilai Strategis dalam Isu Lingkungan
Wakil Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumut, H.M. Arifin Umar, turut mengapresiasi terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, mahasiswa dan pemuda memiliki peran penting dalam menyuarakan isu lingkungan hidup.
Ia menilai selama ini perhatian terhadap lingkungan masih kalah dibanding isu ekonomi dan politik. Padahal, persoalan lingkungan memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat.
“Gagasan strategis seperti ini perlu dikembangkan dan harus ada tindak lanjut kebijakan. Suara anak muda harus masuk ke lembaga-lembaga yang berkompeten agar persoalan lingkungan bisa ditangani bersama,” katanya.
Arifin juga berharap hasil diskusi dalam forum tersebut dapat menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko bencana lingkungan di masa mendatang.

PWM Sumut Ajak Mahasiswa Mulai dari Aksi Kecil
Ketua PWM Sumut, Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dan kerja sama lintas agama dalam menjaga lingkungan.
Ia menyampaikan bahwa semua agama mengajarkan pentingnya menjaga kehidupan dan lingkungan, termasuk air sebagai sumber kehidupan.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dari gerakan besar, tetapi bisa dilakukan dari langkah kecil di lingkungan sekitar.
“Mulailah dari hal kecil di lingkungan masing-masing, di kampus, dan di masyarakat. Jangan menunggu gerakan besar untuk peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ecobhineka Muhammadiyah Bentuk Komunitas Lintas Iman
Sementara itu, Focal Point Ecobhineka PP Muhammadiyah, Tamara Rizki, menjelaskan bahwa Ecobhineka merupakan program Muhammadiyah yang fokus pada kerukunan dan lingkungan hidup.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa lintas iman dari berbagai organisasi akan membentuk komunitas bernama Temu Eko Bhineka Muhammadiyah Sumatera Utara.
Tamara mengatakan komunitas tersebut tidak hanya menjadi wadah seremonial, tetapi juga akan menghadirkan berbagai program nyata terkait lingkungan dan toleransi antarumat beragama.
“Peserta berasal dari berbagai agama seperti Islam, Hindu, Buddha, Kristen, dan Katolik. Harapannya, kolaborasi ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan,” katanya.
Ia menambahkan, program Ecobhineka Muhammadiyah saat ini telah hadir di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Jawa Timur, Halmahera, hingga Papua. Sementara untuk regional Sumatera, Sumatera Utara menjadi provinsi pertama yang menjalankan program tersebut. (bess)
