“Tak peduli bagaimana kita memulai Ramadhan ini, mari kita berikan segalanya di hari-hari terakhir ini dan mengakhirinya dengan gemilang untuk meraih ampunan-Nya.”
Aisyah ra berkata, “Ketika Rasulullah ﷺ memasuki sepuluh terakhir (Ramadan), maka beliau menghidupkan malam-malamnya dan membangunkan keluarganya serta mengencangkan sarungnya.” (HR. Muslim: 2008). Pada riwayat lain, “Rasulullah sangat bersungguh-sungguh (beriktikaf) pada sepuluh hari terakhir, tidak seperti kesungguhan beliau pada selainnya.” (HR. Ahmad: 24992)
Suatu saat Lailatul Qadar disebut-sebut di hadapan Abu Bakrah, lalu dia berkata, “Saya tidak pernah mencarinya, karena saya telah mendengar dari Rasulullah ﷺ, kecuali di sepuluh hari terakhir. Sesungguhnya aku telah mendengar beliau bersabda, ‘Carilah pada sembilan hari terakhir atau tujuh hari terakhir atau lima hari terakhir atau tiga hari terakhir.” (HR. At-Tirmidzi: 724) (Latif Khan)

