Gembleng Fisik dan Mental, PIMDA 313 Tapak Suci Sibolga Sukses Gelar UKT 23 Siswa
INFOMU.CO | Sibolga – Pimpinan Daerah (PIMDA) 313 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Sibolga sukses menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Siswa yang diikuti sebanyak 23 peserta pada Ahad, 30 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Sibolga ini dirancang untuk menguji ketahanan fisik, ketangkasan seni beladiri, serta kedalaman pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan para siswa.
Rangkaian UKT diawali sejak pagi hari dengan latihan fisik terukur, termasuk tradisi lari maraton mengelilingi sudut-sudut Kota Sibolga untuk melatih stamina dan mental juang para peserta. Seusai ujian fisik dan materi beladiri, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembinaan karakter serta penguatan nilai Kemuhammadiyahan yang dibawakan langsung oleh jajaran pelatih senior, antara lain Hanzo Harefa, Doli Nuranda Pardede, Muhammad Sayyidina Ali, dan Iskandar Muda Siregar.
Agenda yang berlangsung hingga malam hari ini ditutup secara resmi melalui prosesi penyematan sabuk sesuai tingkat tingkatan siswa, yang didahului dengan pengajian serta ibadah sholat Isya berjamaah.
Prosesi penutupan turut dihadiri langsung oleh Ketua PIMDA 313 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Sibolga, Irsyadunas, serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sibolga Selatan, dr. Fauzan Amri, beserta para kader, pelatih, dan simpatisan Tapak Suci.
Dalam arahannya, Ketua PIMDA 313 Tapak Suci Kota Sibolga, Irsyadunas, menyampaikan rasa bangga atas ketangguhan para siswa yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan ujian dari pagi hingga malam hari.
“Kenaikan tingkat ini bukan sekadar pergantian warna sabuk, melainkan bertambahnya tanggung jawab moral untuk menjaga akhlak, membela yang benar, serta menjadi benteng pertahanan persyarikatan sesuai dengan semboyan Tapak Suci,” tegasnya.
Melalui UKT ini, PIMDA 313 Tapak Suci Kota Sibolga berkomitmen untuk terus mencetak kader-kader pesilat yang tidak hanya tangguh secara fisik di gelanggang, tetapi juga memiliki kedalaman spritual serta berakhlak mulia.
(Agus Fadli)

