Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di 4 Kabupaten dan Kota
INFOMU.CO | Medan – Wakil Rektor UMSU Bidang Sumber Daya dan Keuangan (SDK) Prof. Dr. Muhammad Qorib MA melepas keberangkatan 140 mahasiswa Fakuktas Agama Islam (FAI) untuk mengikuti program KKN Reguler di empat Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara. Pelepasan 140 mahasiswa KKN yang berasal dari berbagai program studi itu, berlangsung Kamis (13/8) di aula FAI-UMSU.
Pelepasan oleh Wakil Rektor Bidang SDK itu didampingi Dekan I Dr. Zailani, Wakil Dekan I Dr. Rizka Harfiani, M.Psi dan Wakil Dekan III Dr. Muhammad Ruslan MPd.
Wakil Rektor Bidang SDK Prof. Dr. Muhammad Qorib memberi pembekalan kepada 140 mahasiswa FAI UMSU agar program KKN menjadi KKN yang berdampak ditengah masyarakat. Banyak pesan yang disampaikan, salah satunya adalah agar mahasiswa Fakuktas Agama Islam harus mampu menunjukkan jati diri sebagai mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi Muhammadiyah.
Muhammad Qorib juga mengingatkan agar mahasiswa KKN mampu beradaptasi dan memberi solusi kepada masyarakat dimana lokasi KKN berada.

Pada kesempatan yang sama Dekan Fakuktas Agama Islam Dr. Zailani menjelaskan bahwa KKN Reguler Tahun 2026 berlokasi di empat kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Utara. Empat daerah itu, Kabupaten Langkat, Kota Binjau, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Karo. Program KKN harus memiliki konektifitas dengan keberadaan masyarakat dan memberi dampak yang positif.
Kata Dr. Zailani, mahasiswa tidak boleh menjadi individu yang berada di menara gading tapi harus mengakar di tengah masyarakat. Maka bentuk KKN FAI UMSU menjadi bagian dari sosial ke-agamaan dan sosial ke-masyarakatan.
Menjawab pertanyaan jurnalis infomu.co, Dr. Zailani menjelaskan bentuk KKN lain yang juga dilakukan FAI-UMSU, yakni KKN 3-T, KKN Literasi dan KKN Internasional.

FAI UMSU melaksanakan KKN 3-T dengan mengirim mahasiswa mengikuti KKN 3-T di kawasan Kepulauan Nias. Program ini bekerjasama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah di Nias dan Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah. ” Ada dua program KKN 3-T. Selain di Kepulauan Nias ( dalam negeri), KKN 3-T juga menempatkan mahasiswa FAI UMSU di kawaasn pedalaman Thailan Selatan.
Terkait dengan KKN Literasi, jelas Zailani dikerjasamakan dengan Perpustakaan UMSU dimana mahasiswa akan berada di fasilitas perpustakaan yang ada di pedesaan. Di sana mahasiswa akan memberikan edukasi terkait membangun literasi disamping melakukan pembenahan dan penataan perpustakaan desa. ” KKN Literasi ini bekerjasama dengan pemerintah tahun ini jumlahnya mencapai 50 mahasiswa,” kata Drs. Zailani didampingi WD-1 FAI-UMSU Dr. Rizka Harfiani MPsi.
Kehadiran mahasiswa FAI-UMSU diberbagai daerah dan fasilitas diharapkan dapat selain menjadi syiar dakwah juga akan menjadi ujung tombak UMSU ditengah masyarakat. (Syaifulh)

