FAI UMTS Laksanakan PKM Internasional di Arab Saudi: Perkuat Sistem pendidikan dan Kolaborasi Global
INFOMU.CO | Padangsidimpuan – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menunjukkan komitmennya dalam melakasanakan tridharma perguruan tinggi bidang pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Saudi Arabia. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di Yaman dan komunitas Pendidikan di Madinah.P
KM Internasional yang dilaksanakan ini adalah rangkaian kegiatan INSIS ke-8 dengan tajuk Rihlah Collaboration dengan tema ” penguatan jejering global dalam pendidika Islam”
Kegiatan PKM Internasional ini tidak hanya berfokus pada pengabdian, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membentuk strategi kerja sama pendidikan pembentukan sistem atau metode pendidikan lintas negara.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FAI UMTS, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), serta Ekonomi Syariah (ES). Keterlibatan lintas program studi ini mencerminkan pendekatan multidisipliner dalam memahami dan mengembangkan sistem pendidikan yang adaptif terhadap tantangan global.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta melakukan observasi langsung terhadap praktik pendidikan di lingkungan setempat, termasuk pengelolaan lembaga pendidikan, strategi pembelajaran, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam kurikulum. Diskusi interaktif bersama mahasiswa internasional dan akademisi lokal menjadi momen penting dalam menggali perbedaan sekaligus persamaan sistem pendidikan antara Indonesia, Yaman, dan Arab Saudi.
Selain observasi, kegiatan ini juga diisi dengan forum diskusi ilmiah dan presentasi gagasan yang membahas inovasi pendidikan, penguatan karakter berbasis nilai religius, serta tantangan transformasi pendidikan di era globalisasi. Para dosen FAI UMTS turut berperan aktif dalam menyampaikan perspektif akademik serta berbagi pengalaman implementasi pendidikan Islam di Indonesia.
Interaksi lintas budaya yang terjadi selama kegiatan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga memperkuat kompetensi sosial dan komunikasi global. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga adaptif dalam lingkungan internasional.
Melalui kegiatan PKM ini, FAI UMTS menargetkan adanya transfer pengetahuan dan praktik terbaik yang dapat diimplementasikan di lingkungan kampus. Hasil studi banding diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan nilai-nilai keislaman yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dengan terlaksananya PKM internasional ini, FAI UMTS semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kolaborasi internasional. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan Islam di tingkat global. (Muhammad Amin Azis)

