FAI-UMSU Gelar INSIS-2026 di Dua Negara, Turkey dan Arab Saudi
- Dekan FAI UMSU Dr. Zailani : KKN Internasional UMSU Diperluas Hingga Mesir, Diikuti 127 Peserta
- INSIS-2026, Kalender Akademik dan Spritual, Diikuti Peserta dari 5 Negara
INFOMU.CO | Medan – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar INSIS-2026 atau Internasional Conference on Islamic Studies and Soscial Sciences ( INSIS-2026). INSIS FAI UMSU yang kedelapan ini akan dilangsungkan di dua negara : Turkey dan Arab Saudi.
INSIS akan berlangsung 24-25 Maret 2026 di Istanbul Sabahattin Zaim University (IZU) Turkey. Selain melakukan kegiatan akademik, INSIS juga dirangkai dengan kegiatan spritual, yakni semua peserta seminar INSIS mengikuti program ibadah umrah. Untuk pemberangkatan peserta INSIS-2026, FAI UMSU melakukan berbagai persiapan, seperti melakukan manasiik, suntik meningitis dan pembekalan bagi peserta seminar.
Pertemuan berlangsung di Aula FAI-UMSU, Sabtu pagi (31/1) dibuka secara resmi oleh Dekan Fakuktas Agama Islam, Dr. Zailani MA. Hadir pada pertemuan itu, Wakil Dekan I dan III FAI-UMSU Dr. Rizka Harfiani, M.Psi, Wakil Direktur Pascasarjana Dr. Adi Mansar, Kepala BIM UMSU Dr. Nur Rahmah Amini, serta peserta INSIS 2026.
INSIS-2026 merupakan program berkelanjutan dari Fakultas Agama Islam untuk mendorong kampus Muhammadiyah itu menjadi kampus berstandard internasional. Sebelumnya, tahun 2025, FAI – UMSU menggelar kegiatan yang sama di Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia. Kegiatan INSIS di Malaysia (2025) dan Turkey (2026) akan berlangsung secara hybrid, peserta hadir di kampus lokasi dan daring dari berbagai negara.
INSIS-2026 rencananya akan diikuti peserta dari 5 negera, seperti Malaysia, Thailand, Kamboja sampai Turkey. Dan semua peserta dari luar Indonesia, sudah menjalin MoU dengan UMSU sebagai penyelenggara.
Dekan FAI-UMSU Dr. Zailani MA kepada jurnalis dari media afiliasi Muhammadiyah di Medan menjelaskan pelaksanaan INSIS-2026. Katanya, INSIS-2026 merupakan seminar internasional yang ke-8 yang dilakukan FAI-UMSU. Kali ini, INSIS dikombinasikan antara kegiatan akademik dan kegiatan spritual. Jadi selain tugas-tugas tri dharma perguruan tinggi terkait dengan penelitian, pengabdian dan pembelajaran, juga melaksanakan kegiatan spritual.
Terkait dengan pencapaian World Campus University, UMSU lewat FAI-UMSU akan terus berupaya untuk terus mendorong berbagai kegiatan berskala internasional, baik melalui INSIS juga melalui kegiatan pengabdian dan KKN internasional sehingga aktifitas FAI-UMSU tidak hanya berbasis lokal tapi juga internasional termasuk melakukan kerjasama dengan pengelola jurnal bereputasi internasional. kata Zailani.
Terkait dengan kerjasama dengan Jurnal bereputasi internasional itu, kata Zailani, semua artikel peserta terkait dengan INSIS-2026, nantinya akan di submit di Jurnal yang kita lakukan kerjasama.
KKN Internasional UMSU Diperluas Hingga Mesir
Terkait dengan program internasional lainnya, Dekan Fakultas Agama Islam, Zailani, menjelaskan, FAI UMSU telah melaksanakan program KKN Internasional sejak tahun 2017, dan terus berlanjut di berbagai negara. ” Biasanya KKN Internasionak FAI-UMSU diikuti di atas 100 peserta. Tahun 2025, misalnya diikuti 110 orang dan tahun 2026 ini KKN Internasional akan diikuti 127 peserta. Saat ini ada lima negara lokasi KKN Internasional, yakni Malaysia, Thailand, Kamboja, Arab Saudi. Dan tahun 2026 ditambah dengan Mesir.
Perluasan lokasi KKN Internasional FAI-UMSU diharapkan dapat terus dikembangkan dimasa yang akan datang guna memperkuat peran UMSU sebagai kampus berskala internasional. (Syaifulh)

