Dosen Faperta UMSU Edukasi Komunitas Kampoeng Hijau untuk menerapkan QR Code pada Nursery Tanaman Hortikultura
INFOMU.CO | Medan – Tim PKM Faperta UMSU terdiri dari dosen dan mahasiswa melakukan edukasi pustaka digital dan pelatihan aplikasi QR Code untuk tanaman hias dan buah untuk komunitas Kampoeng Hijau, pada tanggal 18 Juli 2026. Komunitas Kampoeng Hijau diketuai oleh Bapak Muhammad Yusuf merupakan komunitas pedagang bibit tanaman hias dan buah yang berlokasi di Jl. Selamat Ketaren, Pasar V, Kec. Percut Sei Tuan. Komunitas pedagang tanaman hias ini termasuk Kategori Kelompok Ekonomi Produktif dengan beranggotakan sebanyak 40 pedagang yang tersebar di sepanjang jalan tersebut dan berdekatan dengan kampus Universitas Negeri Medan.
Kampoeng Hijau berkontribusi dalam penyediaan tanaman hias, tanaman obat, bibit buah-buahan, maupun berbagai material untuk membangun lanskap pertanaman. Adanya komunitas Kampoeng Hijau memudahkan masyarakat sekitar kota Medan dan wilayah Deli Serdang untuk memperoleh bibit bunga, buah ataupun obat yang dibutuhkannya. Selain itu masyarakat juga mudah mendapatkan material untuk membangun taman baik taman indoor maupun outdoor. Selain estetika dan kesejukan udara, Kampoeng Hijau juga berkontribusi sebagai penggerak ekonomi masyarakat pedagang kecil dan penghijauan lingkungan.
Menurut ketua pelaksana PKM; Dr. Rini Sulistiani, S.P., M.P. ” Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan edukasi dan pelatihan yang diberikan, setiap komunitas pedagang tanaman hias akan mampu menyusun data digital komoditasnya secara online dan dapat meng-upgrade informasi baru melalui aplikasi QR Code”. Pelatihan aplikasi QR Code dipandu oleh mahasiswa dari UMSU: Ananda Sadewa Utomo (FIKTI), Raihan Andreviansyah dan Mhd. Fadli (FAPERTA), dengan memanfaatkan teknologi digital dalam unit usaha. Dengan demikian informasi tentang komoditas penjualan akan selalu diperbaharui dan menjangkau pangsa pasar yang jauh lebih luas. Selain meningkatkan omset penjualan, juga menambah ilmu dan pengetahuan masyarakat tentang aneka tanaman hias, buah dan obat.
Pelatihan pembukuan dan akuntansi bagi komunitas Kampoeng Hijau memberikan gambaran biaya produksi dan hasil penjualan serta keuntungan. Menurut Dr. Sasmita Siregar, S.P., M.Si selaku tim PKM, “Pembukuan keuangan yang tertib dan rapi akan membantu pedagang melakukan perencanaan yang matang dan akurat untuk kemajuan usahanya.” Pembukuan yang tertib diharapkan dapat menjadi dasar bagi pedagang untuk mengontrol biaya produksi dan menjadi motivasi untuk mengembangkan usaha tanaman hiasnya.
Informasi tentang Kampoeng Hijau dapat diakses pada:
- https://www.instagram.com/kampoenghijaumedan
- https://sites.google.com/view/kampoenghijaumedan
(qomar)

