• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Buya Abbas: Muhammadiyah Takan Mengubah Indonesia ke Bentuk Lain

Buya Abbas: Muhammadiyah Takan Mengubah Indonesia ke Bentuk Lain

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
14 Mei 2022
in Kabar
86

Yogyakarta, InfoMu.co – Pada Muktamar Muhammadiyah ke-47 tahun 2015 di Makassar, Muhammadiyah memposisikan Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah. Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas mengatakan, adanya konsep ini diharapkan dapat menyelesaikan persoalan-persoalan kehidupan bangsa dan negara.

“Dengan adanya konsep ini kita akan bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi menyangkut kebangsaan dan kenegaraan,” ujar Buya Abbas dalam Pengajian Tarjih pada Rabu (11/05).

Pancasila sebagai Darul Ahdi berarti negeri yang bersepakat pada kemasalahatan. Sedangkan arti dari Wa Syahadah ialah negeri kesaksian dan pembuktian bahwa umat harus berperan aktif dalam membangun bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur. Dalam arti luas, Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah bermakna bahwa segenap anak bangsa bersepakat dalam meraih kemajuan dan keunggulan.

Buya Abbas menegaskan bahwa konsep Darul Ahdi Wa Syahadah ini sesungguhnya menegaskan komitmen keislaman dan keindonesiaan yang dipahami Muhammadiyah. Hal ini sebagai jawaban bagi masyarakat muslim yang masih mempersoalkan relasi antara Islam dengan negara yang berdasarkan Pancasila.

“Para pendiri bangsa kita telah memilih bentuk negara kita bukan kekhalifahan, bukan kesultanan, dan bukan mamlakah, tapi yang kita pilih ialah republik. Jadi, kita melihat negeri ini adalah sebagai Darul Ahdi dan Syahadah,” tutur Buya Abbas.

Dengan adanya konsep Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah, Muhammadiyah telah berhasil menemukan titik temu antara keislaman dan kehidupan berbangsa. Muhammadiyah sadar, jika agama Islam harus menjadi ruh spiritual dalam kehidupan bernegara. Namun juga tidak menafikkan jika dalam berbangsa Indonesia juga mendapati sebuah kenyataan “Bhineka Tunggal Ika”.

“Bagi Muhammadiyah sudah jelas, bahwa Muhammadiyah tidak akan mengubah dari bentuk republik ke bentuk lain. Karena itulah kesepakatan yang telah kita buat bersama-sama terutama oleh para pendiri bangsa kita,” jelas Buya Abbas. (muhammadiyah.or.id)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: anwar abbas
Previous Post

Haruskah Tiga Shaf dalam Pelaksanaan Salat Jenazah?

Next Post

Melihat Wartawan Rosihan Anwar dari Bukunya

Next Post
Melihat Wartawan Rosihan Anwar dari Bukunya

Melihat Wartawan Rosihan Anwar dari Bukunya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.