• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
ASM 2026, Pintu Gerbang Eksplorasi Sejarah Muhammadiyah

ASM 2026, Pintu Gerbang Eksplorasi Sejarah Muhammadiyah

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
11 Juli 2026
in Literasi, Majelis Pustaka & Informasi
0

ASM 2026, Pintu Gerbang Eksplorasi Sejarah Muhammadiyah

 

INFOMU.CO | Yogyakarta – Sebagai ajang merawat serta memperkuat historigrafi melalui penulisan sejarah Persyarikatan, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Akademi Sejarah Muhammadiyah 2026. Agenda yang berlangsung selama 5 hari di UMY Student Dormitory tersebu diikuti sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mulai dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, UGM, UNY, dan Universitas Sanatadarma.

Ketua MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchlas MT mengatakan bahwa ASM menjadi media untuk mengeksplorasi kekayaan sejarah Muhammadiyah yang selama ini belum banyak terdokumentasikan. Rentang waktu satu abad lebih menjadi modal utama yang perlu terus digali untuk menghadirkan pencerahan dan inspirasi.

“Perjalanan lebih dari satu abad, Muhammadiyah memiliki kekayaan histori yang sangat luar biasa,” ujarnya (10/7).

Peran dan sepak terjang Muhammadiyah dalam kurun waktu tersebut menurut Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merupakan anugerah sekaligus tantangan, terkait bagaimana para peserta dapat mendokumentasikan dan menarasikan peran-peran kebangsaan dan dakwah Islam progresif yang dilakukan Muhammadiyah pada aspek keindonesiaan dan dunia. Mengingat kekayaan akan sejarah ini, selain penting untuk dieksplorasi, Muchlas juga mendorong adanya kompilasi dalam penulisan sejarah Muhammadiyah agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Banyak sekali serpihan sejarah yang perlu dikompilasi dan dieksplorasi. Melalui ASM ini kita bersama-sama melakukan eksplorasi secara besar-besaran,” tegasnya.

Wakil Ketua MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah Wiwied Widyastuti menegaskan, untuk memperkaya narasi sejarah tentang Muhammadiyah di berbagai dimensi, bagi Wiwied, sudah saatnya Muhammadiyah memiliki Prodi Sejarah murni di salah satu PTMA. Yang mana prodi ini nantinya diharapkan dapat menjadi batu loncatan untuk memperdalam serta memperluas perspektif sejarah Muhammadiyah di berbagai daerah.

Adapun hal-hal yang dapat dilakukan untuk mewujudkan narasi sejarah Muhammadiyah, menurut Wiwied, setidaknya ada 2 metode penting dalam penulisan sejarah Muhammadiyah. Pertama, menggali memori kolektif warga Persyarikatan yang masih sangat kuat di beberapa daerah. Memori tentang bagaimana peran dan sepak terjang tokoh Muhammadiyah di masa lalu dalam periode sejarah tertentu. Kedua, menggali narasi sejarah melalui sejarah lisan.

“Muhammadiyah itu kaya akan cerita secara lisan, tapi minim dalam segi dokumentasi tulis. Harapannya, tradisi penulisan sejarah Muhammadiyah dapat hidup kembali yang sebelumnya berhenti cukup lama,” harapnya. (diko/sm)

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: academymajelis pustakasejarah muhammadiyah
Previous Post

Tokoh dan Pejabat Publik Baca Puisi pada ” Puitika Kopi di Kedai Kopi”

Next Post

Spirit Teologi Al-Maun Menjadi Dasar Gerakan Muhammadiyah

Next Post
Spirit Teologi Al-Maun Menjadi Dasar Gerakan Muhammadiyah

Spirit Teologi Al-Maun Menjadi Dasar Gerakan Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.