• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Keunikan dan Inovasi, Kunci Kemajuan Pendidikan Muhammadiyah

Abdul Mu’ti: Al-Quran Mengubah Tradisi Lisan Menjadi Tradisi Tulisan

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
18 Maret 2025
in Literasi
0

Abdul Mu’ti: Al-Quran Mengubah Tradisi Lisan Menjadi Tradisi Tulisan

Jakarta, InfoMu.co – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengatakan bahwa Al Quran telah mengubah tradisi lisan menjadi tradisi tulisan.

“Turunnya Al Quran yang ditandai oleh proses ketika Rasulullah menyampaikan al quran itu kepada sahabat. Rasulullah setiap menerima wahyu Al Quran menyampaikan kepada sahabat yang menyertai beliau dan menugaskan kepada para sahabat menuliskan ayat Al Quran itu di berbagai media yang ada dan dengan simbol-simbol tulisan yang bisa mereka buat untuk membantu mereka menghafal sebaik-baiknya,” katanya.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini mengungkap hal itu dalam Peringatan Nuzulul Quran oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI bertema Al-Quran dan Pembentukan Karakter Unggul Bangsa pada Senin (17/3) di Baitut Tholibin, Senayan, Jakarta.

Setelah direkam dalam berbagai media, para sahabat mengajarkan Al Quran yang diterima dari Rasulullah SAW kepada sahabat lainnya yang tidak mendengar langsung dari Rasulullah SAW.

“Proses ini kalo kita menggunakan pendekatan belajar itu disebut dengan peer teaching  atau reciprocal teaching di mana para  sahabat mengajar bersama para sahabat atau saling timbal balik mengoreksi bacaan-bacaan yang didengar dari Rasulullah dan kemudian mereka menghafalnya. Dan itu menjadi bagian awal dari proses yang kita sebut dengan proses tradisi-tradisi baru yang kemudian learning cyrcle atau halaqatul ilmiah yang disitu para sahabat mengajarkan al quran pada sahabat lainnya,” imbuhnya. 

Rasulullah juga memberikan jawaban dan penjelasan kepada sahabat perihal kandungan makna dalam ayat Al Quran yang beliau sampaikan sebelumnya kepada para sahabat.

Menurut Mu’ti, tradisi semacam ini menjadi bagian penting yang mengubah tradisi literasi masyarakat pada waktu itu. “Masyarakat Arab itu memiliki tradisi yang kuat dengan tradisi lisan. Mereka masyarakat yang pandai membuat puisi, membuat syair-syair, terutama yang berkaitan dengan glorifikasi atau kebanggaan-kebanggan terhadap suku-suku mereka, kabilah mereka,” tuturnya.

Karena itu, Quran dengan wahyu yang disampaikan Rasulullah kepada sahabat itu merubah tradisi lisan menjadi tradisi tulisan sekaligus memengaruhi tradisi dari berbicara ke dalam tradisi membaca.

“Inilah yang menjadi bagian penting dari bagaimana kita membangun tradisi ilmu dengan membaca dan menulis,” ucapnya. (muhammadiyah.or.,id)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: al-qurántradisi lisantradisi tulisan
Previous Post

Kriteria Al-Masyaqqah ( Kesulitan ) Dalam Puasa Ramadhan

Next Post

Tiga terdakwa kasus pembunuhan wartawan di Karo dituntut pidana mati

Next Post
Tiga terdakwa kasus pembunuhan wartawan di Karo dituntut pidana mati

Tiga terdakwa kasus pembunuhan wartawan di Karo dituntut pidana mati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.