• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Aisyiyah Jatim Bahas Tantangan Perempuan dalam Mempengaruhi Kebijakan Publik

Aisyiyah Jatim Bahas Tantangan Perempuan dalam Mempengaruhi Kebijakan Publik

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
21 Mei 2026
in Persyarikatan
0
Aisyiyah Jatim Bahas Tantangan Perempuan dalam Mempengaruhi Kebijakan Publik
INFOMU.CO | Surabaya – Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur kembali menggelar Kelas Kebijakan Publik sesi kedua secara virtual melalui Zoom Meeting, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang membahas strategi perempuan dalam memengaruhi kebijakan publik serta tantangan yang dihadapi perempuan di ruang publik.
Dua narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Dati Fatimah, M.A. dari LPPA PP ‘Aisyiyah dan akademisi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Yuni Lestari, M.AP.
Acara dibuka langsung oleh Ketua PW ‘Aisyiyah Jawa Timur, Dra. Hj. Rukmini Amar, M.AP. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas kader perempuan agar mampu berkontribusi dalam pengambilan kebijakan publik.
“Melalui kelas kebijakan publik ini, PW ‘Aisyiyah Jawa Timur berharap seluruh kader dapat terus belajar meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersinergi mewujudkan suara individu menjadi suara gerakan yang didengar dan dapat memengaruhi kebijakan publik,” ujar Rukmini.
Sementara itu, Ketua LPPA Jawa Timur, Afida Safriani, M.A., Ph.D., dalam laporan panitia menyampaikan bahwa sesi kedua ini difokuskan pada jalur penyampaian aspirasi agar dapat memengaruhi kebijakan publik serta tantangan perempuan ‘Aisyiyah dalam ranah tersebut.
“Fokus pembahasan kali ini adalah bagaimana jalur yang dapat digunakan untuk menyampaikan pendapat agar mampu memengaruhi kebijakan publik, sekaligus mengidentifikasi tantangan perempuan ‘Aisyiyah dalam proses tersebut,” jelas Afida.
Pada sesi materi pertama, Dati Fatimah mengawali pemaparan dengan melibatkan peserta melalui aplikasi Mentimeter. Peserta diminta mengidentifikasi hambatan perempuan dalam kiprah di ruang publik.
Hasil diskusi menunjukkan sejumlah tantangan utama yang masih dihadapi perempuan, di antaranya budaya patriarki yang kuat, beban ganda sebagai istri, ibu, sekaligus pekerja publik, akses dan kesempatan yang belum setara, hingga minimnya dukungan sistem dan komitmen bersama.
Menurut Dati, kondisi tersebut menuntut perempuan ‘Aisyiyah untuk terus berbenah dan meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial yang ada.
“Perempuan ‘Aisyiyah harus meningkatkan kapasitas agar mampu hadir sebagai bagian dari solusi dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, narasumber kedua, Yuni Lestari, menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses penyusunan kebijakan publik yang inklusif dan berkeadilan.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan perempuan di ruang publik tidak dapat dilepaskan dari komitmen menjalankan regulasi afirmasi perempuan yang telah diatur dalam undang-undang.
“Dalam Undang-Undang Pemilu sudah diatur keterlibatan perempuan minimal 30 persen sebagai calon anggota parlemen. Namun, implementasinya masih sebatas pencalonan sehingga hasil akhirnya perempuan yang duduk di parlemen masih sangat minim,” terang Yuni.
Yuni menambahkan, kehadiran perempuan dalam pengambilan kebijakan sangat penting karena perempuan memiliki pengalaman sosial yang berbeda dibanding laki-laki.
“Perempuan mampu mengidentifikasi kebutuhan kelompok rentan sehingga dapat meningkatkan kualitas demokrasi,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul di kolom komentar serta peserta yang mengangkat tangan untuk berdiskusi secara langsung. Peserta yang bergabung dalam kegiatan ini 156 orang dari unsur Pimpinan Daerah Aisyiyah se Jawa Timur.
Salah satu pertanyaan yang banyak menarik perhatian peserta adalah mengenai tips sukses menjalankan peran perempuan di ranah publik sekaligus domestik. Peserta juga menanyakan pengalaman pribadi Yuni Lestari dalam menjalankan kedua peran tersebut secara seimbang.
Kegiatan Kelas Kebijakan Publik LPPA ‘Aisyiyah Jawa Timur ini menjadi ruang pembelajaran strategis bagi perempuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas wawasan kebijakan publik, sekaligus memperjuangkan keterlibatan perempuan dalam proses demokrasi yang lebih inklusif. (Ana Aziza || LPPA Jatim)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: aisyiyah jatim
Previous Post

Jaga Tunas Bangsa, Jaga Masadepan Indonesia

Next Post

MDMC Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan dan Ketahanan Iklim bersama Delegasi RCDS Inggris

Next Post
MDMC Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan dan Ketahanan Iklim bersama Delegasi RCDS Inggris

MDMC Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan dan Ketahanan Iklim bersama Delegasi RCDS Inggris

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.