Medan, INFOMU.CO – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Utara kembali melanjutkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan susulan program pemberdayaan perempuan golongan mustahik. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Maybank Syariah dan Maybank Islamic, dan diikuti oleh 25 peserta, Jumat (24/4/2026).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan usaha ekonomi kreatif yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan mustahik. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWA Sumut Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag., Sekretaris Yuniar R. Yoga, SE., Bendahara Prof. Dr. Siti Mujiatun, MM., Ketua Program Dra. Zubaidah Pohan, Sekretaris Program Dr. Syafrida Hani, M.Si., serta jajaran pimpinan harian PWA Sumut.
Sebelumnya, pelatihan tahap awal telah dilaksanakan pada 15–18 April 2026 dengan melibatkan 50 peserta. Program pemberdayaan ini dirancang berlangsung selama satu tahun, mulai April 2026 hingga Februari 2027 mendatang.
Ketua PWA Sumut, Dr. Nur Rahmah Amini, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam mendorong perempuan mustahik agar dapat naik kelas secara ekonomi.
“Alhamdulillah, melalui pelatihan UMKM ini kita berharap para peserta bisa berkembang dan mandiri. Menjelang Muktamar ke-49 di Medan, insya Allah mereka juga akan kita libatkan dalam mengisi tenant-tenant ekonomi sebagai bagian dari syiar Gebyar Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan selama satu tahun, dengan berbagai rangkaian pelatihan dan pembinaan agar usaha para peserta semakin berkembang. Harapannya, para mustahik yang saat ini menerima manfaat dapat bertransformasi menjadi muzakki di masa depan.
Ketua Program Pemberdayaan Perempuan, Dra. Zubaidah Pohan, menjelaskan bahwa pelatihan kali ini merupakan gelombang kedua atau pelatihan susulan. Kegiatan ini dilakukan untuk melengkapi kuota peserta setelah melalui proses evaluasi dan seleksi pada tahap sebelumnya.
“Pelatihan susulan ini bertujuan untuk memenuhi kuota peserta yang telah ditetapkan. Pada pelatihan sebelumnya, kami melakukan seleksi dan evaluasi sehingga ada beberapa peserta yang tidak dapat melanjutkan, dan hari ini kita melengkapi jumlah tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Program Dr. Syafrida Hani menambahkan bahwa peserta pelatihan susulan didominasi oleh perwakilan dari daerah guna memastikan pemerataan program.
“Hari ini diikuti oleh 25 peserta yang sebagian besar berasal dari daerah. Materi pelatihan tetap sama seperti sebelumnya, namun kali ini lebih difokuskan pada penyusunan business plan,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa jumlah peserta program berpotensi bertambah dari 50 menjadi 55 orang. Seluruh peserta nantinya akan mendapatkan pendampingan intensif selama satu tahun hingga program berakhir pada Februari 2027.
Selain itu, akan diselenggarakan dua event besar sebagai bagian dari evaluasi dan motivasi peserta. Dalam kegiatan tersebut, peserta terbaik akan dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk performa usaha dan tingkat penjualan.
“Pendampingan akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, pimpinan wilayah, hingga Maybank sebagai mitra pendukung. Harapannya, kesejahteraan peserta meningkat dan usaha mereka semakin berkembang,” tambahnya.
Melalui program ini, PWA Sumatera Utara bersama mitra yakni Maybank Syariah Indonesia serta Maybank Islamic Malaysia berupaya menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam sektor ekonomi kreatif berbasis komunitas. (AH/bess)

