85 Pelajar Ikuti Lomba Baca Puisi IMABSI FKIP UM Tapsel
INFOMU.CO | Padangsidimpuan – Sebanyak 85 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mengikuti Lomba Baca Puisi yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel), Rabu (2/9).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aula UM Tapsel tersebut mengangkat tema “Menyalurkan Bakat, Mengukir Prestasi melalui Puisi.”
Lomba tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitas sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap bahasa dan sastra Indonesia.
Pada sambutannya, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UM Tapsel, Nikmah Sari Hasibuan, M.Pd., mengapresiasi antusiasme para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme para peserta yang datang dari berbagai sekolah di Tabagsel. Semoga kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya dalam bidang bahasa dan sastra,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan yang memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan di bidang sastra tersebut dapat terus dikembangkan.

Sementara itu, Dekan FKIP UM Tapsel, Eli Marlina Harahap, S.S., M.Pd. dalam sambutannya juga turut memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan lomba baca puisi tersebut. “Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi yang mereka miliki. Kami berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan menjadikannya sebagai pengalaman yang berharga,” ujarnya.
Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan acara inti, yakni lomba baca puisi. Para peserta tampil secara bergantian di hadapan dewan juri dan membawakan karya puisi yang telah ditentukan panitia.
Puisi pilihan yang diperlombakan terdiri dari “Krawang-Bekasi” dan “Kepada Kawan” karya Chairil Anwar, “Bunga Gugur” karya W.S. Rendra, “Tanah Airmata” karya Sutardji Calzoum Bachri, serta “Doa untuk Hari Esok Kami” karya Emha Ainun Nadjib.
Penampilan peserta dinilai oleh tiga dewan juri, yakni Yuneila Sarima Donna, S.Pd., Khatib Lubis, S.S., M.Si., dan Nikmah Sari Hasibuan, M.Pd. Juri diambil dari dewan kesenian dan dosen Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Para peserta menunjukkan kemampuan masing-masing dalam menginterpretasikan puisi melalui penghayatan, ekspresi, vokal, artikulasi, intonasi, serta penguasaan panggung. Suasana perlombaan berlangsung meriah dengan antusiasme peserta dan para pendamping yang hadir.
Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga menyediakan doorprize yang diberikan pada waktu istirahat dan kembali dibagikan pada akhir acara.
Setelah seluruh peserta tampil dan dewan juri melakukan penilaian serta rekapitulasi nilai, ditetapkan enam peserta sebagai pemenang lomba :
Juara I diraih Muhammad Nabil Nst dari MAN 1 Mandailing Natal dengan total nilai 770.
Juara II diraih Muhammad Fauzan dari SMA N 1 Barumun dengan nilai 736, sedangkan
Juara III diraih Nur Fauziah dari MAN 1 Padangsidimpuan dengan nilai 734.
Sementara itu, Zahira Inanta dari MAN 1 Mandailing Natal meraih Harapan I dengan nilai 729. Harapan II diraih Nindi Mutia Pitri dari MAN Tapanuli Selatan dengan nilai 726, sedangkan Zeresh Mikhya dari SMA N 1 Padangsidimpuan meraih Harapan III dengan nilai 707.
Para pemenang memperoleh penghargaan sesuai dengan ketentuan panitia. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UM Tapsel dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan prestasi di bidang bahasa dan sastra.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelajar semakin percaya diri dalam berkarya serta memiliki kecintaan yang lebih besar terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Kegiatan ini juga merupakan salah satu program kerja tahunan dari Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (IMABSI) Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia yang saat ini menjadi ketua umum Erika Rahmadani, Ketua panitia Cindy Azelia, Sekretaris panitia Dinda Hafizah. Harapannya kegiatan ini tetap berlangsung pada tahun-tahun berikutnya. (***)

