13 Mahasiswa STITM Sibolga – Tapanuli Tengah Siap Mengabdi di KKN MAS 2026 Malang, Bawa Misi Pemberdayaan Desa
iNFOMU.CO | Sibolga – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (STITM) Sibolga – Tapanuli Tengah menunjukkan komitmennya dalam memperluas kiprah pengabdian mahasiswa di tingkat nasional. Sebanyak 13 mahasiswa STITM Sibolga – Tapanuli Tengah secara resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) Tahun 2026 yang terpusat di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Program KKN MAs 2026 yang mengusung tema “Penguatan Masyarakat Desa yang Berkelanjutan melalui Pemberdayaan SDM dan Potensi Lokal” ini diikuti oleh ribuan mahasiswa dari puluhan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.
Pesan Ketua STITM Sibolga – Tapanuli Tengah
Sebelum bertolak menuju lokasi penerjunan, para mahasiswa terlebih dahulu mengikuti acara pelepasan secara internal di Kampus STITM Sibolga – Tapanuli Tengah. Ketua STITM Sibolga – Tapanuli Tengah, Dr. Uli Anto Hutagalung, M.M.Pd, yang melepas langsung keberangkatan para mahasiswa dari kampus, berpesan agar para peserta senantiasa menjaga nama baik almamater dan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan selama berada di tengah masyarakat.
“KKN MAs ini bukan sekadar pemenuhan beban akademik, melainkan wadah silaturahmi nasional dan ajang pembuktian kapasitas mahasiswa STITM Sibolga – Tapanuli Tengah di tingkat nasional,” ujar Dr. Uli Anto Hutagalung dalam pesannya.
“Jaga etika, junjung tinggi nilai-nilai Kemuhammadiyahan, dan jadilah problem solver di tengah masyarakat. Tunjukkan bahwa mahasiswa dari Sibolga – Tapanuli Tengah mampu memberi warna positif dan berdampak nyata bagi pembangunan desa,” imbuhnya.
Dampingi Mahasiswa, LPPM STITM Dorong Pengabdian Berdampak
Dalam pelaksanaannya, ke-13 mahasiswa STITM Sibolga – Tapanuli Tengah akan didampingi langsung oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STITM Sibolga – Tapanuli Tengah sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ridha Rahma Nisa Hasibuan, S.Pd., M.Psi.
Ridha Rahma Nisa mengungkapkan bahwa keikutsertaan mahasiswa STITM dalam forum pengabdian lintas PTMA ini merupakan langkah strategis untuk mengasah kepekaan sosial, kolaborasi antardaerah, serta penerapan keilmuan tarbiyah secara langsung.
“Melalui KKN MAs 2026, mahasiswa kita akan berkolaborasi dengan peserta dari berbagai kampus PTMA se-Indonesia. Harapan kita, program-program kerja yang disusun nantinya benar-benar menyasar potensi lokal desa setempat serta memperkuat pilar keagamaan dan pendidikan,” jelas Ridha.
Kolaborasi Kolosal PTMA se-Indonesia
KKN MAs 2026 diselenggarakan secara kolaboratif dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai tuan rumah penyelenggara. Selama kurang lebih satu bulan, para peserta akan diterjunkan ke desa-desa di wilayah Kabupaten Malang untuk menjalankan berbagai program pengabdian berbasis pendidikan, digitalisasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Keikutsertaan 13 mahasiswa STITM Sibolga – Tapanuli Tengah ini diharapkan dapat menjadi momentum berharga untuk membawa spirit dakwah persyarikatan dari pesisir Sibolga dan Tapanuli Tengah hingga ke kancah pengabdian nasional. (agus fadli)

