Tingkatkan Kompetensi Digital Guru, Tim PKM UMSU Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif
INFOMU.CO | Langkat–Binjai — Upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital terus didorong melalui berbagai kegiatan pengembangan kapasitas pendidik. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pengembangan Media Pembelajaran Digital Interaktif bagi Guru sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Pondok Pesantren Muhammadiyah Kwala Madu”.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, tersebut berlangsung di Aula Pondok Pesantren Muhammadiyah Kwala Madu, Langkat–Binjai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan pendidikan di era digital.
Kegiatan menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan, bahasa, dan pengembangan pembelajaran, yakni Dr. Khairun Niswa, M.Hum., Dr. Yayuk Hayulina Manurung, M.Hum., dan Suci Perwita Sari, S.Pd., M.Pd. Ketiganya memberikan materi sekaligus pendampingan kepada para guru mengenai konsep, pemanfaatan, dan pengembangan media pembelajaran digital interaktif.
Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan tidak monoton. Media pembelajaran digital interaktif dapat dimanfaatkan untuk menyajikan materi dalam berbagai bentuk, seperti teks, gambar, video, kuis, permainan edukatif, hingga berbagai aktivitas interaktif yang mendorong keterlibatan peserta didik.
Dr. Khairun Niswa, M.Hum. menegaskan bahwa transformasi digital dalam pendidikan tidak sebatas pada kemampuan menggunakan perangkat teknologi. Hal yang lebih penting adalah kemampuan guru mengintegrasikan teknologi secara tepat ke dalam proses pembelajaran.
“Guru tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus mampu memilih dan mengembangkan media digital yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan tujuan pembelajaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Yayuk Hayulina Manurung, M.Hum. memberikan penguatan mengenai pentingnya kreativitas dan inovasi guru dalam merancang pengalaman belajar yang relevan dengan karakteristik generasi digital. Menurutnya, penggunaan media pembelajaran interaktif dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan perhatian, motivasi, dan partisipasi peserta didik selama proses pembelajaran.
Pada sesi berikutnya, Suci Perwita Sari, S.Pd., M.Pd. memberikan pendampingan praktis kepada para peserta dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Para guru diberi kesempatan untuk mencoba, mengeksplorasi, dan mengembangkan berbagai bentuk media digital sehingga dapat menghasilkan bahan ajar yang lebih kreatif dan interaktif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam diskusi, praktik, dan pengembangan media pembelajaran. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para guru dalam menyampaikan pertanyaan, berdiskusi, serta mencoba berbagai alternatif media digital yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, para guru Pondok Pesantren Muhammadiyah Kwala Madu diharapkan semakin memiliki kemampuan dan kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran. Selain meningkatkan kompetensi digital guru, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Pengembangan kompetensi digital guru menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang. Kemampuan mengintegrasikan teknologi secara tepat diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik, kolaboratif, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Kegiatan PKM di Aula Pondok Pesantren Muhammadiyah Kwala Madu tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi pembelajaran berbasis digital sekaligus memperkuat kapasitas pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan di era teknologi. (qomar)

