Sinergi BPKH dan Lazismu Bantu Sekolah Terdampak Banjir di Kota Medan
INFOMU.CO ! Medan — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Lazismu menyalurkan bantuan kemaslahatan umat bagi sekolah terdampak banjir di Kota Medan.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di SDS Bundo Kandung, yang berada di Gg. Imam, Kec. Medan Polonia, Medan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota Badan Pelaksana BPKH, Dr. Sulistyowati, M.E., yang turut disaksikan oleh Wakil Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pusat Hafizh Syafaaturrahman, M.Pd, Wakil Ketua PWM Sumatera Utara Dr. M. Basir Hasibuan, M.Pd Ketua Lazismu Sumut Syahrul Amsari, S.E.Sy., M.Si, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Dr. Aswin Bancin, M.Pd, Manajer Lazismu Sumut Taufiq Ramadhana, Sekretaris Lazismu Kota Medan Muhammad Rifki, S.E.Sy, Kepala Sekolah SDS Bundo Kandung Bukhari Muttaqin, serta para guru.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi pengecatan gedung sekolah, karpet, kipas angin, genset, proyektor, laptop, hingga printer.
Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sarana dan prasarana sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan optimal pascabencana banjir.
Dalam kesempatan tersebut, Sulistyowati menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas musibah banjir yang berdampak pada dunia pendidikan di Kota Medan.
“BPKH terus berupaya melakukan sinergi bersama para mitra, salah satunya Lazismu, untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dana bantuan ini bersumber dari Program Kemaslahatan BPKH, yang merupakan penyaluran nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). Program ini ditujukan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Program Kemaslahatan BPKH mencakup pembangunan sarana ibadah, pengadaan sarana dakwah, tanggap bencana, pendidikan, serta kesehatan, dengan fokus pada keberlanjutan dan kemaslahatan umat.
“Total bantuan yang BPKH salurkan sebanyak Rp 24,7 miliar yang terbagi untuk 3 wilayah yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh”, tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM Sumatera Utara, M. Basir Hasibuan, mengapresiasi program kemaslahatan umat yang dijalankan oleh BPKH.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi sekolah terdampak banjir, serta memotivasi kepada kepala sekolah dan guru untuk bangkit dan pulih.
“Kami mengapresiasi program BPKH ini karena sangat membantu sekolah agar dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” ungkapnya.
Melalui sinergi BPKH dan Lazismu, diharapkan pemulihan sekolah terdampak banjir dapat berjalan lebih cepat, sehingga siswa dan guru dapat melanjutkan proses pendidikan dengan aman dan nyaman. (AH/bess)

