Sekjen MUI: Gali Potensi ZISWAF Untuk Umat dan Bangsa.
INFOMU.CO | Jakarta – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa kekuatan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Zizwaf) harus terus di gali agar potensi Ziswaf dapat di optimalkan untuk kesejahteraan umat dan kemaslahatan bangsa. Potensi wakaf saja menurut BWI 180 Triliyun. Saat ini prolehan masih rendah pada angka 2-3 persen.
Hal ini disampaikan dalam acara pembukaan Seminar dan Musyawarah Nasional oleh Forum Nasiona Zakat dan Wakaf di Aula Mas Mansur Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ia menjelaskan praktik memberikan donasi atau sumbangan dalam Islam yang mencakup kewajiban (zakat) dan anjuran (infak, sedekah, wakaf) untuk membantu sesama, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta meraih keberkahan dari Allah SWT, dengan manajemen terintegrasi untuk pengelolaan yang lebih efektif dan transparan dan akuntabel.
Kedepan perlu penguatan pembiayaan melalui Wakaf Uang atau wakaf melalui uang seperti; pertama,
Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) adalah produk keuangan syariah yang menggabungkan wakaf uang dengan deposito syariah; kedua, Wakaf Uang CWLS (Cash Waqf Linked Sukuk) yakni instrumen investasi sosial syariah inovatif di Indonesia, di mana dana wakaf uang dari masyarakat ditempatkan pada Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara, menghasilkan imbal hasil untuk pembiayaan wakaf.
Kedepan Potensi harus terus diperkuat. Caranya berkolabirasi dengan berbagai pihak dengan semboyan ABGCM (akademisi, bisnismen, government, community dan media sehingga kekuatan Zakat dapat di himpunan secara optimal. Hadir Wakil Menteri Agama Dr.Romo R.Syafi membuka acara seara resmi dan wakil dekan FAI Dr. Hadiyah dan civitas akademik Fakultas Agama Islam Universitas Muhammdiyah Jakarta. (Syaifulh)

