• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Sejarah Lahirnya Tafsir 12 Langkah Muhammadiyah

Sejarah Lahirnya Tafsir 12 Langkah Muhammadiyah

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
30 September 2022
in Uncategorized
86

Yogyakarta, InfoMu.co – Rumusan Langkah Muhammadiyah tahun 1938-1940 atau lebih dikenal dengan sebutan 12 Langkah Muhammadiyah, digagas pada periode kepemimpinan KH Mas Mansur. Gagasan ini muncul karena ketidakpuasan angkatan muda terhadap kepemimpinan pengurus pusat. Dengan langkah tersebut, pimpinan dan warga Muhammadiyah mendapatkan pegangan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Wakil Sekertaris Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Miftahulhaq menjelaskan sejarah perumusan Tafsir 12 Langkah Muhammadiyah. Awalnya, rumusan ini dinamai dengan 12 Langkah Mas Mansur, karena merujuk pada pelajaran yang disampaikan KH. Mas Mansur di kegiatan rutin Pengajian Malam Selasa. Namun, atas dorongan kawula muda Muhammadiyah, akhirnya nomenklatur ini diterbitkan dengan judul Tafsir Langkah Muhammadiyah pada 7 Mei 1939.

“Setelah diterbitkan, Buk Tafsir Langkah Muhammadiyah kemudian dituliskan dan diterbitkan ulang dengan penyesuaian bahasa Indonesia oleh Majelis Tabligh PP Muhammadiyah tahun 1980. Dan saat ini sudah ada cetakan baru 2010 oleh Suara Muhammadiyah,” ujar Miftah dalam Pengajian Malam Selasa pada Senin (26/09).

Terbitnya 12 Langkah ini didasarkan atas keprihatinan warga Muhammadiyah yang memandang pengurus Persyarikatan hanya mengutamakan pendidikan, melupakan misi tabligh. Seiring dengan menjamurnya sekolah-sekolah Muhammadiyah di berbagai wilayah Hindia Belanda, harus juga dibarengi dengan kegiatan tabligh Muhammadiyah.

Kepemimpinan KH. Mas Mansur pada periode 1937-1942 yang menggantikan golongan tua menandakan adanya budaya akomodatif dan demokratis di tubuh Persyarkatan. Di bawah pimpinan KH Mas Mansur, Muhammadiyah diisi oleh angkatan muda yang cerdas, tangkas, dan progresif. Sehingga melahirkan Tafsir Langkah Muhammadiyah.

“Perlunya penguatan kualitas personal pimpinan, warga, dan kelembagaan Muhammadiyah dalam menghadapi situasi kehidupan berbangsa saat itu, sehingga Muhammadiyah bisa tetap berperan dalam memperjuangan kemerdekaan Indonesia,” terang Miftah.

Adapun isi Tafsir 12 Langkah Muhammadiyah tersebut, Miftah membagi dua bagian: pertama, poin 1-7 merupakan penguatan individu Muhammadiyah, di antaranya: 1) memperdalam masuknya iman; 2) memperluas paham agama; 3) memperbuahkan budi pekerti; 4) menuntun amalan intiqad; 5) menguatkan persatuan; 6) menegakkan keadilan; 7) melakukan kebijaksanaan. Sementara itu, kedua, poin 8-12 merupakan penguatan terhadap kelembagaan Muhammadiyah, di antaranya: 8) menguatkan Majelis Tanwir; 9) mengadakan konferensi bagian; 10) mempermusyawarahkan putusan; 11) mengawaskan gerakan jalan; dan 12) mempersambungkan gerakan luar.

“Itulah Tafsir 12 Langkah Muhammadiyah yang menjadi pedoman kita baik sebagai individu Muhammadiyah maupun sebagai anggota Muhammadiyah,” ucap Miftah. (muhammadiyah.or.id)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: tafsir 12 muhammadiyah
Previous Post

Tim ECRC UMS Ikuti Kompetisi Internasional Mobil Hemat Energi Shell Eco Marathon 2022

Next Post

UNMUHA Lepas 20 Atlit Mengikuti POMDA di Kota Langsa

Next Post
UNMUHA Lepas 20 Atlit Mengikuti POMDA di Kota Langsa

UNMUHA Lepas 20 Atlit Mengikuti POMDA di Kota Langsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.